Daerah

Pomindo Pertama di Jambi Resmi Hadir di Bangko, Sekda Merangin Dorong Ekspansi Hingga Pelosok Desa

0

0

jambidalamberita |

Kamis, 18 Jun 2026 12:13 WIB

Reporter : Iqbal

Editor : Iqbal

Sekda Merangin Zulhifni menggunting pita sebagai tanda resmi beroperasinya Depo Pomindo Bangko, depo minyak goreng pertama di Provinsi Jambi, Rabu (18/6). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Bangko - Kabupaten Merangin kini menjadi daerah pertama di Provinsi Jambi yang memiliki Depo Pom Minyak Goreng Indonesia (Pomindo).

Kehadiran depo yang berlokasi di belakang Pasar Rakyat Bangko tersebut diharapkan mampu memperkuat distribusi minyak goreng sekaligus menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat.

Gambar

Peresmian operasional Depo Pomindo dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, pada Rabu (18/6), mewakili Bupati Merangin M. Syukur. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah kepala OPD, Camat Bangko, para lurah, serta pihak manajemen PT Parama Artha Buwana selaku pengelola Pomindo.

Dalam sambutannya, Sekda Merangin Zulhifni menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah atas investasi strategis ini.

Ia menegaskan kehadiran Depo Pomindo di bawah naungan PT Parama Artha Buwana ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas harga dan menjamin pemenuhan kebutuhan minyak goreng bagi masyarakat.

Baca Juga:

Tak Hanya Andalkan APBD, Bupati M. Syukur Dorong Swasta dan Lembaga Sosial Ambil Peran Atasi Kemiskinan di Merangin

"Artinya, kegiatan Bapak ini kami dukung, mulai dari Pemerintah Kabupaten Merangin, sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik setelah launching ini," ujar Zulhifni dalam arahannya.

Mengingat status depo ini sebagai yang pertama di Jambi, Zulhifni menaruh harapan besar agar jaringan distribusi Pomindo tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan. Ia mendorong pihak manajemen untuk bergerak masif membangun jaringan outlet (kios Pomindo) di seluruh pelosok Merangin.

"Dengan dibukanya depo dapil 1, berarti menunggu dapil 2, dapil 3, dan dapil 4. Di bawah depo kan ada outlet. Outlet kita di sini banyak, Pak. Kalau desa ada 205 desa dan 10 kelurahan. Kami berharap kegiatan depo ini nanti bisa disosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa tahu," kata Sekda menambahkan.

Secara khusus, Zulhifni meminta agar jaringan outlet Pomindo segera menyentuh daerah-daerah terpencil. Menurutnya, masyarakat di pelosok sering kali terbebani oleh tingginya harga bahan pokok akibat rantai logistik yang sulit.

Baca Juga:

Bidik Kemiskinan Ekstrem 0,55 Persen, Sekda Zulhifni Ingatkan SKPD Jangan Lagi Copy-Paste Program

"Kita kasihan juga, Pak. Daerah-daerah terpencil ini kadang-kadang untuk mencari sembako, bahan pokok ini, karena transportasi agak terbatas. Kita juga berbisnis jangan berpikir yang enak-enaknya saja, tapi bagaimana ada kontribusi kita sebagai pengusaha bisa dinikmati oleh masyarakat yang jauh," tegasnya.

Selain stabilitas harga, Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyoroti pentingnya perlindungan konsumen terkait kualitas dan kuantitas produk yang dipasarkan. Menjawab kekhawatiran masyarakat, Zulhifni memastikan bahwa sistem digitalisasi litrasi pada mesin Pomindo berada di bawah pengawasan ketat dan berkala.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER