Gubernur juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial yang memengaruhi kehidupan generasi muda. Tanpa pengawasan dan pendampingan, anak-anak mudah terpapar informasi yang tidak selaras dengan nilai agama dan budaya. Ia berharap masjid dapat berfungsi lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan karakter generasi muda.
Selain itu, Al Haris menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah yang penuh tantangan, terlebih di era keterbukaan informasi. Setiap kebijakan pemerintah dengan cepat menjadi perhatian publik. Ia menyatakan komitmennya untuk terus bekerja secara transparan, akuntabel, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Pamenang serta memohon doa agar kepemimpinan di Provinsi Jambi senantiasa diberi kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan amanah.
Sementara itu, Bupati Merangin H. M. Muhammad Syukur menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Pamenang yang turut menyukseskan Safari Ramadhan tersebut.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Merangin untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempercepat pembangunan, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, Bank Jambi Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan CSR sebesar Rp5 juta. BAZNAS Provinsi Jambi juga menyerahkan santunan kepada 50 fakir miskin serta bantuan satu unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan.
Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan bagi keluarga berisiko stunting. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, telur satu karpet, kacang hijau satu kilogram, dan biskuit.
Safari Ramadhan di Pamenang ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi momentum meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang.