Bupati juga mengingatkan para orang tua untuk memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, termasuk dengan siapa mereka bergaul, ke mana mereka pergi setelah pulang sekolah, dan membiasakan mereka untuk segera kembali ke rumah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini melalui ibadah, membaca Al-Qur’an, dan pendidikan akhlak yang berkelanjutan.
“Anak-anak kita harus dijaga. Sholat dan mengaji harus terus dibiasakan. Orang tua harus hadir dalam kehidupan anak-anaknya,” pesannya.
Tak hanya itu, Bupati juga mengajak para pengurus pondok pesantren untuk terus menjaga kualitas pembinaan dan akhlak para santri. Menurutnya, lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
UAS: Semua Berasal dari Tanah dan Akan Kembali ke Tanah
Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Somad menyampaikan pesan yang sejalan dengan tema kegiatan, yakni pentingnya memperkuat kebersamaan dalam membangun masa depan generasi muda.
UAS menjelaskan bahwa ada tiga hal mendasar yang seharusnya menjadi pengingat bagi manusia agar senantiasa menjaga persaudaraan dan tidak merasa lebih tinggi dari orang lain.
Pertama, seluruh manusia memiliki asal yang sama, yakni berasal dari Nabi Adam dan diciptakan dari tanah. Kedua, setiap manusia pasti akan menghadapi kematian. Ketiga, pada akhirnya manusia akan kembali ke tanah saat dimakamkan.
Menurutnya, kesadaran terhadap tiga hakikat kehidupan tersebut seharusnya melahirkan sikap rendah hati, saling menjaga, saling menasihati, dan saling menguatkan dalam kebaikan.
“Untuk menjaga kebersamaan ini, mari kita jalankan amar ma’ruf nahi mungkar. Mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran adalah fondasi penting dalam Islam,” ujar UAS.
Ia menegaskan bahwa amar ma’ruf nahi mungkar harus dilakukan secara bijaksana agar mampu menghadirkan kemaslahatan, keberkahan, serta kerukunan di tengah kehidupan masyarakat.
Diguyur Hujan, Jemaah Tetap Bertahan
Meski sempat diguyur hujan selama beberapa menit, antusias masyarakat tetap tinggi. Warga tetap bertahan di lokasi acara untuk mendengarkan tausiyah Ustaz Abdul Somad hingga selesai. Suasana Tabligh Akbar berlangsung meriah, namun tetap khidmat. Ribuan jemaah tampak memadati lokasi kegiatan dan mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat.