Metronews

Dari 289 Jembatan, 6 Unit di Jambi Tercatat Rusak Berat, Ini Langkah PUTR

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 19 Mei 2026 16:31 WIB

Reporter : Yudi

Editor : Kurniawan

289 jembatan di Provinsi Jambi dengan kondisi mayoritas masih mantap dan akan ditangani melalui pemeliharaan bertahap sesuai standar PU. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Jambi - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi melalui Bidang Bina Marga melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh jembatan milik Pemerintah Provinsi Jambi. Langkah ini ditempuh untuk memastikan seluruh infrastruktur jembatan di ruas jalan provinsi tetap dalam kondisi aman dan layak digunakan masyarakat.

Hasil inventarisasi tersebut mencatat terdapat 289 unit jembatan dengan total panjang mencapai 7.396,15 meter yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Jambi.

Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakir melalui Kabid Bina Marga, Iwan Rahmadi, menyampaikan bahwa pendataan ini bertujuan untuk memetakan kondisi aktual setiap jembatan sekaligus menentukan skala prioritas penanganan, baik pemeliharaan maupun pembangunan ulang.

“Kalau memungkinkan memang harus segera dianggarkan untuk biaya pemeliharaan. Sedangkan jembatan yang belum memenuhi standar PU akan kita usulkan untuk pembangunan bertahap,” ujar Iwan Rahmadi, Selasa (19/05/2026).

Dari hasil inventarisasi tersebut, tingkat kemantapan jembatan di Provinsi Jambi tercatat mencapai 76,855 persen. Sementara itu, sekitar 22,142 persen berada dalam kategori tidak mantap, meskipun sebagian besar masih dapat dilalui kendaraan.

Iwan menjelaskan, sejumlah jembatan yang ada saat ini masih berfungsi secara terbatas atau hanya dapat dilalui kendaraan, namun belum sepenuhnya memenuhi standar teknis pekerjaan umum, khususnya dari sisi klasifikasi beban dan struktur.

“Standar PU itu ada kelas-kelasnya, mulai dari kelas C, B sampai A. Jadi bukan hanya bisa dilewati, tetapi mutu struktur atas dan bawahnya juga harus sesuai standar,” jelasnya.

Dari total 289 jembatan yang terdata, sebanyak 48 unit berada dalam kondisi baik, 177 unit dalam kondisi sedang, 58 unit mengalami kerusakan ringan, dan 6 unit tercatat rusak berat. Meski demikian, seluruh jembatan tersebut masih dapat dilalui, namun beberapa di antaranya memerlukan perhatian serius agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah.

Menurut Iwan, beberapa indikasi kerusakan yang ditemukan antara lain penurunan struktur, rusaknya sistem drainase, hingga korosi pada bagian besi konstruksi. Kondisi tersebut dapat mempercepat penurunan kualitas jembatan apabila tidak segera ditangani.

“Kalau sudah terjadi penurunan pada pondasi bawah, itu masuk kategori rusak berat,” tegasnya.

PUTR Provinsi Jambi berharap adanya peningkatan alokasi anggaran pemeliharaan agar setiap tahun minimal lima persen dari jembatan yang mengalami kerusakan dapat segera ditangani secara bertahap.

Selain pemeliharaan, pemerintah daerah juga menargetkan pembangunan jembatan baru maupun peningkatan kualitas jembatan eksisting agar seluruhnya dapat memenuhi standar teknis pekerjaan umum. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Provinsi Jambi secara aman dan berkelanjutan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER