Daerah

Grebeg Suro VIII Kelurahan Sridadi Resmi Dibuka, Ribuan Warga Padati Lapangan Sepak Bola

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 16 Jun 2026 17:23 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Wakil Gubernur Jambi A. Sani memukul gong sebagai tanda dibukanya Grebeg Suro VIII Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Senin (16/6/2026). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Batang Hari - Tradisi budaya Grebeg Suro ke-VIII di Kelurahan Sridadi, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, resmi dibuka pada Senin (16/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Ribuan masyarakat memadati Lapangan Sepak Bola Sridadi untuk menyaksikan pembukaan kegiatan tahunan yang sarat nilai budaya dan religius tersebut.

Pawai pembukaan dimulai dari kawasan Ujung Pasar Baru dan berakhir di Simpang Lapangan Sridadi yang menjadi panggung kehormatan. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai komunitas budaya dari seluruh Indonesia yang ada di Kabupaten Batang Hari, termasuk penampilan marching band dari tingkat SD dan SMP yang turut memeriahkan suasana.

Momentum Muharram, Perkuat Nilai Religius dan Pelestarian Budaya

Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, M.P. Rambe, yang hadir mewakili Bupati Batang Hari M. Fadhil Arif, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Grebeg Suro memiliki nilai penting, tidak hanya sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai momentum peningkatan ketakwaan masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan Grebeg Suro yang bertepatan dengan 1 Muharram atau awal tahun Hijriah memberikan dua makna utama, yakni penguatan nilai keagamaan serta dorongan pelestarian budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga:

Kapolsek Batin XXIV Tindaklanjuti Dugaan Pelangsiran BBM di SPBU Durian Luncuk

“Pertama, kegiatan ini meningkatkan ketakwaan kita karena bertepatan dengan 1 Muharram. Kedua, tradisi ini mendorong masyarakat untuk terus melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan oleh leluhur,” ujar Sekda.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kekompakan dan swadaya masyarakat Kelurahan Sridadi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan acara.

“Swadaya, kekompakan, dan sinergi masyarakat Sridadi sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup kuat di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan serupa di masa mendatang. Meski secara umum pelaksanaan berjalan baik, ia tetap berharap adanya peningkatan pada aspek teknis penyelenggaraan ke depan.

100 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan

Dari sisi pengamanan, Kepolisian Resor Batang Hari menurunkan sekitar 100 personel untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahamaa, S.I.K., M.H. melalui Kabag Ops AKP Sitepu menyampaikan bahwa pengamanan difokuskan pada titik-titik strategis, termasuk pengaturan arus lalu lintas.

Baca Juga:

Wali Kota Maulana Tegaskan ASN dan OPD Harus Tingkatkan Kinerja, Demosi Menanti yang Tak Berubah

Petugas ditempatkan di sejumlah persimpangan jalan untuk mengantisipasi kemacetan, terutama pada jalur menuju Kota Jambi dan arah Muara Bulian. Pengamanan juga dilakukan secara terpadu melalui koordinasi dengan panitia penyelenggara.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER