OJK, lanjutnya, terus berkomitmen melakukan edukasi dan pengawasan, serta mengajak masyarakat untuk selalu memastikan legalitas lembaga jasa keuangan sebelum menggunakan produknya.
Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi Jambi, Muktamar Hamdi, M.M., menyampaikan apresiasi atas inisiatif TP-PKK Provinsi Jambi dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui edukasi keuangan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan makro, tetapi juga pada kekuatan ekonomi keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
“Ketahanan ekonomi keluarga adalah fondasi ketahanan ekonomi daerah. Jika keluarga mampu mengelola keuangan dengan baik, terhindar dari jeratan utang dan investasi ilegal, maka stabilitas sosial dan ekonomi daerah juga akan semakin kuat,” ujarnya.
Muktamar Hamdi juga mendorong agar kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, lembaga perbankan, serta organisasi kemasyarakatan terus diperkuat guna memperluas jangkauan literasi keuangan hingga ke tingkat desa dan komunitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Provinsi Jambi semakin bijak dalam mengelola keuangan, cerdas dalam memilih instrumen investasi, serta waspada terhadap berbagai modus aktivitas keuangan ilegal.
Dengan semangat Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026, TP-PKK Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak edukasi dan pemberdayaan keluarga demi terwujudnya masyarakat Jambi yang cerdas, mandiri, dan sejahtera.