Metronews

Pemprov Jambi Tambah Anggaran Rp40 Miliar Imbas Kenaikan Avtur, Pastikan Keberangkatan Haji 2026 Tetap Lancar

0

0

jambidalamberita |

Rabu, 06 Mei 2026 11:15 WIB

Reporter : Yudi

Editor : Yudi

Gubernur Jambi Al Haris melepas keberangkatan jamaah haji 2026 di Asrama Haji Kota Jambi,Selasa (05/05/26) - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, JAMBI – Naiknya harga bahan bakar pesawat atau avtur memaksa Pemerintah Provinsi Jambi mengambil langkah strategis demi menjamin kelancaran keberangkatan jamaah haji tahun 2026.

Di tengah naiknya biaya operasional yang meningkat, pemerintah daerah memutuskan menambah alokasi anggaran secara signifikan hingga mencapai Rp40 miliar.

Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Al Haris saat melepas kloter perdana calon jamaah haji di Asrama Haji Kota Jambi pada Selasa malam, 5 Mei 2026. Ia mengungkapkan bahwa tambahan anggaran ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kualitas pelayanan tanpa membebani jamaah.

Sebelumnya, Pemprov Jambi telah menganggarkan dana sebesar Rp29 miliar melalui APBD 2026. Namun, kenaikan harga avtur yang cukup tajam membuat anggaran tersebut tidak lagi mencukupi, sehingga pemerintah harus menambah dana melalui pos belanja tidak terduga.

“Kami sudah menganggarkan Rp29 miliar, tetapi karena harga avtur meningkat, anggaran tersebut tidak cukup. Maka kami putuskan menambah menjadi Rp40 miliar,” ujar Al Haris.

Kenaikan biaya avtur berdampak langsung pada operasional penerbangan, khususnya untuk rute Jambi–Batam yang menjadi jalur transit utama sebelum jamaah melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Penyesuaian ini dinilai krusial agar jadwal keberangkatan tetap berjalan sesuai rencana.

Anggaran tambahan tersebut tidak hanya difokuskan pada biaya penerbangan. Pemerintah juga mengalokasikannya untuk berbagai kebutuhan penunjang, mulai dari penyediaan alat pemindai X-ray, transportasi darat berupa bus, konsumsi jamaah selama perjalanan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Melalui kebijakan ini, sebanyak 3.276 calon jamaah haji asal Jambi dipastikan tetap mendapatkan layanan optimal sejak keberangkatan hingga pemulangan. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak membebankan biaya tambahan kepada jamaah dalam bentuk apa pun.

“Pemerintah harus hadir. Kami tidak ingin jamaah terbebani dengan biaya tambahan,” tegas Al Haris.

Langkah cepat ini menjadi bukti keseriusan Pemprov Jambi dalam menjaga kenyamanan dan kelancaran ibadah haji masyarakat, meskipun dihadapkan pada dinamika global yang memengaruhi sektor transportasi udara.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah merancang langkah jangka panjang dengan mendorong peningkatan status Bandara Sultan Thaha menjadi bandara internasional. Upaya ini bertujuan agar jamaah haji dan umrah asal Jambi tidak lagi bergantung pada bandara di provinsi lain sebagai titik transit.

“Ke depan, kita ingin jamaah bisa langsung berangkat ke Arab Saudi dari Jambi,” ungkapnya.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER