Para peserta mendapatkan materi mengenai strategi digital marketing, penguatan branding, optimalisasi media sosial, hingga teknik pembuatan konten multimedia untuk mendukung pengembangan usaha.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, mengatakan pelaku ekonomi kreatif saat ini tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk.
Menurutnya, kemampuan membangun identitas merek serta memanfaatkan teknologi digital menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan pasar.
Ia menjelaskan, workshop tersebut dirancang untuk membekali pelaku ekonomi kreatif dengan keterampilan digital yang relevan sehingga mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai jual produk.
Bahkan, kemampuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi produk lokal untuk menembus pasar nasional hingga internasional.
Mariani menambahkan, sinergi antara pemerintah, komunitas ekonomi kreatif, dan praktisi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat.
Upaya tersebut sekaligus mendukung visi Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang modern.