Metronews

Al Haris Warning Penanganan Karhutla Jambi: Jangan Tinggalkan Lokasi Sebelum Api Benar-Benar Padam

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 01 Sep 2026 08:41 WIB

Reporter : Yudi

Editor : Kurniawan

Gubernur Jambi Al Haris memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla Provinsi Jambi 2026 bersama jajaran Forkopimda dan unsur terkait di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (31/8/2026). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Karena itu, tim diminta memastikan proses pemadaman dan pendinginan benar-benar tuntas sebelum meninggalkan lokasi.

Selain personel, Al Haris juga menekankan pentingnya dukungan anggaran. Jika pemerintah kabupaten/kota mengalami keterbatasan anggaran untuk penanganan karhutla, pemerintah provinsi siap memberikan dukungan.

“Kalau tidak ada dana di kabupaten/kota, laporkan kepada kami. Kita akan bantu dan support agar penanganan di daerah tetap berjalan,” ujarnya.

Baca Juga:

Ikan Keramba Mati Puluhan Ton, DPRD Jambi Dorong Penyelamatan Megasistem DAS Batanghari

10 Tersangka Karhutla Diamankan

Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto mengatakan, kepolisian terus melakukan penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana karhutla.

Hingga saat ini, terdapat 55 kasus yang telah masuk tahap penyelidikan. Dari jumlah tersebut, 10 kasus telah naik ke tahap penyidikan dengan 10 tersangka diamankan.

Para tersangka tersebar di sejumlah wilayah, yakni tiga kasus di Tanjung Jabung Barat, dua kasus di Tebo, serta masing-masing satu kasus di Sarolangun, Merangin, Batang Hari, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi.

Kejaksaan Tinggi Jambi juga telah menerima 10 perkara karhutla dari Polda Jambi dan memastikan proses penegakan hukum terus berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga:

PETI Marak di Enam Kabupaten, DPRD Provinsi Jambi Desak Aparat Percepat Penindakan

Selain penegakan hukum, Kejati Jambi turut melakukan langkah kemanusiaan berupa pembagian masker dan pemeriksaan ISPA bersama Pemerintah Kota Jambi.

Pangdam Minta Semua Unsur Bergerak Satu Komando

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada meminta seluruh kekuatan dikerahkan secara terpadu untuk menghadapi karhutla.

Menurutnya, apabila pencegahan dan deteksi dini tidak mampu mencegah kebakaran, pemadaman harus segera dilakukan dengan mengerahkan kekuatan darat maupun dukungan udara.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER