Metronews

Empat Jam Berorasi, AWaSI Jambi Kecewa Tak Satu Pun Pejabat BPKPD Temui Massa Aksi

0

0

jambidalamberita |

Rabu, 29 Jul 2026 14:31 WIB

Reporter : Redaksi

Editor : Redaksi

Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor BPKPD Provinsi Jambi, Rabu (29/7/2026). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, JAMBI – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi di Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Jambi, Rabu (29/7/2026), diwarnai ketegangan.

Massa mengaku kecewa karena tidak satu pun pejabat BPKPD bersedia menemui mereka untuk menerima aspirasi yang disampaikan.

Aksi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan membawa sejumlah tuntutan, di antaranya meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan penyimpangan anggaran pada tujuh paket kegiatan yang nilainya diperkirakan mencapai Rp9,39 miliar. Selain menyampaikan orasi, massa juga berharap dapat berdialog langsung dengan pejabat BPKPD.

Namun, berdasarkan informasi yang diterima peserta aksi, Kepala BPKPD, Sekretaris, para Kepala Bidang, Kepala Seksi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) tidak berada di kantor saat aksi berlangsung.

Massa sempat berupaya memasuki area kantor, namun mengurungkan niat tersebut dan memilih tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dari luar gedung.

Baca Juga:

Bayi 8 Bulan yang Diduga Dijual Ayah Kandung di Batang Hari Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibu Kandungnya

Situasi sempat memanas ketika sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan BPKPD menghampiri massa. Berdasarkan keterangan peserta aksi, salah seorang ASN meminta agar demonstran membubarkan diri karena tidak ada pejabat yang dapat menerima mereka.

"Ini kantor kami, ngapain lagi kalian di sini? Dak ado yang mau ketemu dengan kalian," ujar seorang ASN, sebagaimana disampaikan oleh peserta aksi.

Pernyataan tersebut memicu kekecewaan massa. Mereka menilai seharusnya ada pejabat yang ditugaskan untuk menerima aspirasi masyarakat, terlebih surat pemberitahuan aksi dan permohonan audiensi telah disampaikan sebelumnya kepada pihak BPKPD.

Peserta aksi juga berusaha mencari kepastian kepada Kasubbag Umum terkait tindak lanjut surat yang telah dikirimkan. Namun, menurut informasi yang mereka peroleh, Kasubbag Umum juga tidak berada di tempat sehingga tidak dapat memberikan penjelasan mengenai disposisi surat kepada pimpinan.

Baca Juga:

Jembatan Musi V Lulus Uji Laik Fungsi, Tol Palembang–Betung Ditarget Beroperasi Akhir 2026

Meski tidak ada pejabat yang menemui mereka, massa tetap bertahan di halaman Kantor BPKPD selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Selama itu, orasi dilakukan secara bergantian sambil menunggu kehadiran pejabat yang berwenang.

Dalam orasinya, Ketua Umum AWaSI Provinsi Jambi, Erfan Indriyawan, SP, kembali memaparkan dugaan penyimpangan pada tujuh paket pekerjaan. Paket tersebut meliputi jasa keamanan, jasa kebersihan, jasa keamanan kawasan STQ dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), jasa kebersihan STQ dan RTH, belanja hadiah perlombaan, pengadaan blanko Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD), serta belanja tagihan telepon dan jaringan online SAMSAT se-Provinsi Jambi.

Menurut AWaSI, seluruh dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui audit investigatif dan penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


Kurniawan

0

0

Daerah

Minggu, 02 Agu 2026 15:50 WIB