Jambidalamberita.id, Jambi - Gubernur Provinsi Jambi Al Haris memberikan apresiasi atas pelaksanaan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi Tahun 2026 yang digelar di Lippo Mall Jambi, Senin (22/06/2026). Kegiatan ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mendukung upaya pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Jambi.
Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor dan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar. Acara turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, di antaranya Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, serta para kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Polda Jambi atas inisiatif penyelenggaraan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM yang dinilai menjadi langkah nyata dalam membantu mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Jambi.
Menurut Al Haris, berdasarkan data Februari 2026, jumlah pengangguran di Provinsi Jambi masih mencapai sekitar 74 ribu orang dari total penduduk sekitar 3,8 juta jiwa. Selain itu, angka kemiskinan masih menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Persoalan pengangguran dan kemiskinan merupakan akar dari berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti Job Fair ini sangat penting sebagai upaya membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Al Haris.
Gubernur Al Haris menjelaskan, setiap tahun terdapat sekitar 41 ribu lulusan baru dari berbagai jenjang pendidikan yang memasuki dunia kerja. “Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia usaha dan industri,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendukung berbagai program nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Pemerintah Pusat untuk membantu masyarakat miskin dan miskin ekstrem memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor mengapresiasi sinergi antara Polda Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan Job Fair yang diikuti sekitar 100 perusahaan dengan lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan dunia industri.
Afriansyah Noor menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan sertifikasi profesi bagi pencari kerja agar lebih mudah terserap oleh dunia usaha.
“Ke depan yang menjadi kebutuhan bukan hanya ijazah, tetapi juga kompetensi dan sertifikasi profesi. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong program pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi agar tenaga kerja Indonesia semakin siap menghadapi kebutuhan industri,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus menjalankan Program Pelatihan Vokasi Nasional dan Program Magang Nasional yang pada tahun 2026 menargetkan ratusan ribu peserta di seluruh Indonesia untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja.