Jambidalamberita.id, Kota Jambi - Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah terus mendapat perhatian berbagai pihak, termasuk di Kota Jambi. Hal ini terlihat dalam kegiatan Panen Raya Jagung yang digelar oleh Kelompok Tani Tunas Jaya di RT 15, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan para petani, penyuluh pertanian, serta unsur organisasi tani yang selama ini aktif mendampingi pengembangan komoditas jagung di wilayah tersebut. Panen raya ini menjadi salah satu momentum penting dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat sektor pangan daerah.
Dalam kegiatan tersebut hadir langsung Wakil Ketua DPRD Kota Jambi Muhammad Yasir yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Jambi.
Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap petani dalam meningkatkan hasil produksi serta memperkuat kemandirian pangan di Kota Jambi.
Muhammad Yasir turut meninjau langsung proses panen bersama para petani dan memberikan apresiasi atas kerja keras mereka dalam menjaga produktivitas lahan pertanian di tengah berbagai tantangan sektor pangan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan panen raya ini menunjukkan peran strategis sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Panen raya ini menunjukkan semangat dan kerja keras petani kita yang luar biasa. HKTI bersama DPRD tentu mendukung penuh penguatan sektor pertanian, termasuk peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan komoditas jagung di Kota Jambi,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan kelompok tani seperti Kelompok Tani Tunas Jaya memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Selain menjadi penghasil komoditas pertanian, kelompok tani juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi masyarakat berbasis pertanian.
Ia menambahkan bahwa penguatan sektor pertanian perlu menjadi agenda bersama agar Kota Jambi mampu menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan. Dengan meningkatnya produktivitas jagung, ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah diharapkan dapat berkurang sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal.
Kegiatan panen raya ini juga mendapat pendampingan dari penyuluh pertanian, yakni Rosnaneti dan Yasnanita, yang selama ini aktif memberikan bimbingan teknis kepada kelompok tani.
Peran penyuluh dinilai sangat penting dalam meningkatkan kapasitas petani, mulai dari teknik budidaya, pemanfaatan teknologi pertanian, hingga strategi peningkatan hasil panen. Pendampingan yang berkelanjutan disebut menjadi salah satu faktor utama keberhasilan peningkatan produktivitas jagung di wilayah tersebut.
Selain melakukan panen bersama, Muhammad Yasir juga berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan kebutuhan di lapangan. Dalam dialog tersebut, petani menyampaikan sejumlah harapan, di antaranya ketersediaan bibit unggul, kemudahan akses pupuk, serta perluasan pemasaran hasil pertanian.