Jambidalamberita.id, Kota Jambi - Jambi kembali mencuri perhatian nasional. Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi terhadap pengelolaan sampah di TPA Talang Gulo yang dinilai sebagai salah satu terbaik di Indonesia.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dan Gubernur Jambi, Al Haris. Mereka bersama-sama meninjau lokasi yang direncanakan menjadi pusat proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Dalam peninjauannya, Menteri LH mengaku terkesan dengan desain dan operasional TPA tersebut. Ia bahkan menyebut Talang Gulo sebagai contoh unggulan yang bisa menjadi motivasi bagi daerah lain dalam mengatasi persoalan sampah.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar masih ada di hulu, yakni pemilahan sampah dari sumber rumah tangga. Tanpa itu, pengelolaan yang baik di hilir tidak akan maksimal.
“Kalau sampah dipilah, nilainya bisa jadi berkah. Kalau tidak, justru jadi masalah besar,” tegasnya.
Dengan volume sampah mencapai sekitar 600 ton per hari, Kota Jambi dinilai memiliki peluang besar untuk meraih penghargaan Adipura pada 2026—asal pengelolaan dari tingkat masyarakat terus diperkuat.
Tak hanya itu, proyek PSEL yang akan dibangun di kawasan Talang Gulo menjadi bagian dari program nasional yang didorong langsung oleh Presiden. Kota Jambi termasuk dalam 33 wilayah prioritas yang diminta segera merealisasikan proyek tersebut. Diperkirakan, pembangunan hingga operasionalnya akan memakan waktu sekitar tiga tahun.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan program “Kampung Bahagia” sebagai strategi utama pengelolaan sampah dari hulu. Program ini melibatkan masyarakat hingga tingkat RT, termasuk sistem pengangkutan sampah langsung dari rumah ke rumah.
Ia bahkan menargetkan tidak ada lagi praktik pembuangan sampah sembarangan, pembakaran liar, atau pembuangan ke sungai.
“Kami ingin semua sampah terkelola dengan jelas. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Al Haris menyambut optimis rencana pembangunan fasilitas Waste-to-Energy di Jambi. Ia menegaskan kesiapan pemerintah provinsi untuk mendukung penuh program tersebut.
Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, Jambi kini berada di jalur menuju transformasi besar—dari persoalan sampah menjadi energi dan peluang ekonomi.