Jambidalamberita.id, BANGKO – Bupati Merangin M. Syukur bersama Wakil Bupati A. Khafidh menggelar buka puasa bersama para imam masjid di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa malam 03 maret 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Zulhifni, Kadis PU Risdiansyah, Plt Kadis DPMPTSP Agus Salim Idris, Ketua DMI Arfandi Ibnu Hajar, Camat Bangko Eduar, Lurah Pematang Kandis Sri Wahyuni, serta para tokoh agama.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan pesan darurat sampah dan ancaman narkoba kepada para Imam Masjid.
"Peran Imam Masjid sangat vital sebagai garda terdepan dalam mengubah pola pikir masyarakat demi mewujudkan visi "Merangin Baru"," ujar Bupati.
Menurutnya, konsep “Merangin Baru” tidak semata berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat.
"Imam masjid adalah sosok yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat,Kami menitipkan pesan darurat sampah dan narkoba ini agar semangat perubahan menuju Merangin Baru bisa dirasakan hingga ke akar rumput," tambahnya.
Bupati mengingatkan bahwa persoalan sampah kini menjadi perhatian nasional dan mendapat instruksi langsung dari Prabowo Subianto sebagai Presiden RI. Ia mengingatkan kembali adanya fatwa Majelis Ulama yang mengharamkan pembuangan sampah ke sungai, karena dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Merangin, lanjutnya, telah menambah armada pengangkut sampah guna memperkuat layanan kebersihan. Namun demikian, tantangan terbesar masih terletak pada rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang pada tempatnya.
Sebagai langkah konkret, pemerintah juga meningkatkan tunjangan Ketua RT agar sosialisasi pemilahan sampah dapat berjalan lebih efektif di tingkat lingkungan. Bupati mendorong optimalisasi program bank sampah karena limbah rumah tangga memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
"Saat ini sampah bisa menjadi barang berharga melalui program bank sampah. Saya mohon bantuan para Lurah, Camat, dan imam masjid untuk menyampaikan hal ini kepada jemaah," pintanya.
"Fokus kami adalah penataan Kota Bangko sebagai wajah daerah. Jika kota bersih, rapi, dan modern, maka orang akan nyaman berkunjung dan ekonomi akan bergerak," ungkapnya.
Penataan Kota Bangko menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa wajah ibu kota kabupaten yang bersih dan tertata akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun pendatang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.