Jambidalamberita.id, Jambi – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat upaya penanganan sampah berbasis masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan diresmikannya TPS 3R Kampung Pajero Bahagia yang berlokasi di RT 11 Kampung Pajero, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.
Peresmian fasilitas pengolahan sampah dengan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) ini dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. TPS 3R tersebut tercatat sebagai unit ke-12 yang kini aktif beroperasi di Kota Jambi.
Diza menyampaikan bahwa pembangunan TPS 3R merupakan bagian dari program prioritas Kota Jambi Bahagia, khususnya pada pilar Kota Tangguh yang menitikberatkan pada pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Ia menekankan, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan konvensional seperti kumpul, angkut, dan buang. Peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas warga menyebabkan volume sampah terus bertambah setiap tahun.
“Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama,” ujar Diza dalam sambutannya.
Menurutnya, keberadaan TPS 3R tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas teknis, tetapi juga sebagai pusat edukasi lingkungan dan sarana pemberdayaan warga. Melalui pengolahan yang tepat, sampah dapat memiliki nilai manfaat dan ekonomi.
TPS 3R Kampung Pajero Bahagia dibangun dengan dukungan pendanaan dari Balai PUPR senilai sekitar Rp600 juta dan dikelola secara swakelola oleh masyarakat. Sampah yang masuk akan dipilah di lokasi TPS, sementara residunya dikirim ke TPA Talang Gulo.
Fasilitas ini juga mendukung pengolahan limbah jerigen serta memperkuat program Kampung Bahagia yang berorientasi pada kebersihan dan peningkatan kualitas hidup warga.
Peresmian TPS 3R tersebut turut dihadiri perwakilan Balai PUPR, anggota DPRD Kota Jambi dari Dapil Alam Barajo, unsur Forkopimcam, perangkat daerah, FKRT Kecamatan Alam Barajo, serta penghibah lahan dan pengurus TPS 3R setempat.
Wawako Diza berharap TPS 3R ini dapat menjadi pemicu lahirnya gerakan kolektif peduli lingkungan di tengah masyarakat Kota Jambi.
“TPS 3R ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol gerakan bersama menuju kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutupnya. (*)