Metronews

BGN Regional Jambi Siap Sanksi Penutupan Permanen Dapur MBG Lalai

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 03 Feb 2026 08:04 WIB

Reporter : Wira

Editor : Wira

Kepala BGN Regional Jambi, Adityo Wirapranatha Ist - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Muaro Jambi – Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi menegaskan tidak akan mentoleransi kelalaian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengelola dapur MBG yang terbukti melanggar standar operasional prosedur (SOP) siap dikenai sanksi tegas, mulai dari penghentian sementara hingga penutupan permanen.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BGN Regional Jambi, Adityo Wirapranatha, saat menghadiri rapat gabungan yang membahas dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan pelajar di wilayah Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Senin.

Menurut Adityo, sebagai pihak yang bertanggung jawab di tingkat regional, BGN tidak akan ragu mengambil tindakan apabila hasil investigasi menemukan adanya kelalaian dalam pengolahan maupun distribusi makanan.

 

Baca Juga:

Kapal Penuh Beras dan Bawang Dicegat di Perairan Jambi, Polisi Bongkar Dugaan Distribusi Pangan Ilegal

“Jika terbukti lalai, operasional dapur akan dihentikan sementara sampai dilakukan perbaikan. Apabila pelanggaran kembali terjadi, sanksinya bisa sampai pemberhentian permanen,” ujarnya.

Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Adityo menegaskan seluruh langkah lanjutan akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan resmi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, menilai insiden ini mengindikasikan adanya potensi pelanggaran SOP di lapangan. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai peringatan serius terkait pentingnya pengawasan ketat terhadap keamanan pangan, khususnya dalam program yang menyasar anak-anak sekolah.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Satuan Tugas MBG akan memperketat pengawasan terhadap 15 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) lain yang saat ini telah beroperasi di wilayah tersebut.

Baca Juga:

UMKM Jambi Naik Kelas! Bank Jambi Gaspol Digitalisasi dan KUR Bunga Ringan

Budhi memastikan SPPG Sengeti yang diduga menjadi sumber kejadian telah ditutup sementara hingga seluruh proses pemeriksaan laboratorium dan investigasi tuntas.

“Ini kejadian luar biasa. Jika sampai terulang kembali, tidak menutup kemungkinan SPPG tersebut akan ditutup secara permanen,” tegasnya. (*)

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER