Metronews

Perbatasan Jambi Dijaga Ketat! Ratusan Petugas Bea Cukai Tutup Celah Penyelundupan

0

0

jambidalamberita |

Jumat, 30 Jan 2026 08:14 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Aksi pengawasan dan penyitaan barang ilegal oleh Bea Cukai Jambi. Humas Bea Cukai Jambi. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Jambi – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Jambi meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan Provinsi Jambi sebagai langkah tegas menekan praktik penyelundupan dan peredaran barang ilegal.

Sebanyak 79 personel diterjunkan untuk melakukan pengawasan intensif di sejumlah titik rawan, mulai dari Kantor Bantu Kuala Tungkal, Muara Sabak, hingga Pos Kampung Laut. Kepala KPPBC TMP B Jambi, Indra Gautaman, menyebut langkah tersebut sebagai wujud nyata perlindungan negara terhadap masyarakat.

Menurut Indra, luasnya wilayah pengawasan memang menjadi tantangan tersendiri. Namun, Bea Cukai Jambi tetap berkomitmen menjaga pintu masuk daerah dari aktivitas ilegal yang merugikan negara dan membahayakan publik.

Sepanjang tahun lalu, pengawasan yang diperketat berhasil membuahkan 465 kali penindakan terhadap barang kena cukai dan komoditas pabean ilegal. Dari operasi tersebut, negara berhasil diselamatkan dari potensi kerugian mencapai Rp6,9 miliar.

Baca Juga:

Wali Kota Maulana Bersama Kepala BGN Resmikan Tiga SPPG, Percepat Program Makan Bergizi Gratis

Barang bukti yang diamankan antara lain 8,6 juta batang rokok ilegal serta 633 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal. Tak hanya itu, Bea Cukai Jambi juga bersinergi dengan BPOM dan BNN dalam memberantas peredaran narkotika.

Sepanjang 2025, kolaborasi tersebut menghasilkan penindakan terhadap 1.290 butir serta 215 kilogram lebih narkotika, psikotropika, dan prekursor.

“Pengawasan tidak hanya dilakukan melalui patroli lapangan, tetapi juga lewat koordinasi intensif dengan aparat penegak hukum lainnya agar seluruh celah penyelundupan bisa ditutup,” ujar Indra.

Selain pengawasan fisik, Bea Cukai Jambi turut memperkuat pengawasan administratif melalui sistem Single Submission Quarantine Customs (SSm QC). Sistem ini memungkinkan pemantauan ekspor-impor terintegrasi dengan Karantina Indonesia sehingga potensi manipulasi perizinan di pelabuhan dapat dicegah.

Baca Juga:

Diduga Terbitkan Sporadik di Lahan HGU Aktif, Kades Betung Dilaporkan

Ke depan, Bea Cukai Jambi berharap upaya terpadu ini mampu menekan angka penyelundupan dan perdagangan ilegal di wilayah Provinsi Jambi secara signifikan. (*)

 

 

 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER