Jambidalamberita.id, Kerinci, Bukit Tengah – Gubernur Jambi, Al Haris, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukit Tengah, Kabupaten Kerinci, MMinggu 5 juli 2026.
Prosesi yang berlangsung di kawasan RSUD Bukit Tengah tersebut menandai dimulainya pembangunan fisik rumah sakit yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan wilayah sekitarnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Al Haris didampingi Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Sekretaris Daerah Kerinci Zainal Efendi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Hermendizal, unsur Forkopimda, jajaran OPD Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, para camat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pembangunan RSUD Bukit Tengah merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya di daerah perbatasan.
"Pembangunan Rumah Sakit Bukit Tengah akan memperpendek akses layanan kesehatan, mengurangi rujukan ke luar daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kerinci," ujar Gubernur.
Al Haris juga mengungkapkan bahwa pembangunan rumah sakit tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah diperjuangkan sejak awal masa jabatannya bersama Pemerintah Kabupaten Kerinci.
"Pada saat kami baru dilantik tahun lalu, saya langsung mengajak Bupati dan perwakilan daerah bertemu Menteri Kesehatan untuk menyampaikan kebutuhan fasilitas kesehatan di Kerinci. Alhamdulillah, setelah melalui proses yang cukup panjang, permintaan kami akhirnya disetujui," katanya.
Menurut Gubernur, Kerinci sebagai daerah induk mengalami keterbatasan fasilitas rumah sakit setelah pemekaran wilayah, karena rumah sakit sebelumnya berada di Kota Sungai Penuh. Kehadiran RSUD Bukit Tengah diharapkan mampu mengatasi kekurangan layanan kesehatan tersebut.
"Kita berharap proyek ini berjalan cepat. Juli mulai dikerjakan dan Desember ditargetkan selesai bersamaan dengan pengadaan alat kesehatan," tambahnya.
Selain pembangunan fisik, Gubernur juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan. Ia menilai keberadaan dokter spesialis menjadi faktor penting agar rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang lebih lengkap.
Menurutnya, RSUD Bukit Tengah nantinya diproyeksikan memiliki layanan hemodialisis (cuci darah), pelayanan jantung, hingga tindakan operasi tertentu yang selama ini hanya tersedia di rumah sakit besar.
"Kita dorong anak-anak Kerinci yang sudah menjadi dokter umum untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis secara gratis melalui program PPDS yang telah bekerja sama dengan universitas di Jambi dan rumah sakit rujukan," ungkapnya.