Ia menegaskan bahwa telepon genggam dan media sosial dapat memberikan manfaat besar apabila digunakan secara tepat. Namun, sebaliknya, teknologi tersebut juga bisa membawa dampak buruk jika tidak dimanfaatkan secara bijaksana.
Karena itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya serta lebih bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Selain mengingatkan bahaya hoaks, Al Haris juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin mengkhawatirkan.
Ia menyebut fenomena geng motor, penyalahgunaan narkoba, dan pergaulan negatif lainnya sebagai persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari keluarga.
Menurutnya, perilaku anak di luar rumah tidak selalu mencerminkan apa yang terlihat ketika berada bersama keluarga. Karena itu, orang tua harus lebih peka terhadap perubahan sikap dan lingkungan pergaulan anak.
"Bapak dan Ibu saya mohon, jaga dan awasi betul anak-anak kita semua. Sekarang ini pergaulan sudah sangat memprihatinkan. Bisa jadi di rumah mereka pendiam, tetapi di luar ternyata terlibat geng motor atau sudah mengenal narkoba. Untuk itu, saya benar-benar memohon perhatian Bapak dan Ibu," tegas Al Haris.
Ia juga mengingatkan agar pendidikan agama menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak sejak dini.
"Usahakan didik anak-anak kita di bidang agama agar mereka tidak terjerumus ke jalan yang salah," lanjutnya.
Al Haris berharap keluarga dapat menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan. Menurutnya, pengawasan orang tua perlu diiringi komunikasi yang baik, perhatian, serta pendidikan moral dan agama yang kuat.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan kepada anak-anak yatim yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jambi.
Selain itu, bantuan berupa sembako turut diberikan kepada warga lanjut usia (lansia) dan para janda.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus upaya meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.