JAMBIDALAMBERITA.ID
Fashion show tersebut menjadi salah satu agenda unggulan Kriyanusa 2026 untuk memperkenalkan kekayaan wastra dan kerajinan khas Jambi di tingkat nasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat branding produk, meningkatkan kualitas, serta memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kriya dan fesyen.

Ririn Novianty mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, fashion show ini menjadi kesempatan untuk mempromosikan batik, tenun, dan wastra khas Muaro Jambi agar semakin dikenal masyarakat luas sekaligus memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
“Kami sangat bangga bisa hadir dan menyaksikan langsung karya-karya perajin Jambi tampil di panggung Kriyanusa. Ini bukti bahwa wastra Jambi, termasuk batik dan tenun Muaro Jambi, memiliki daya saing dan keunikan yang tidak kalah dengan daerah lain,” ujar Ririn.

Ia menambahkan, sinergi antara Dekranasda Provinsi Jambi dan Bank Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan UMKM, mulai dari kurasi produk, peningkatan desain, hingga perluasan akses pembiayaan dan pemasaran digital.
Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi, lanjutnya, siap mendukung kolaborasi tersebut agar para perajin lokal dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
“Kami di Dekranasda Muaro Jambi siap bersinergi. Harapannya, perajin kami terus naik kelas, produknya semakin inovatif, berkelanjutan, dan mampu menembus pasar internasional sesuai tema Kriyanusa tahun ini,” tegasnya.
Kehadiran Ririn di JCC menjadi bentuk dukungan Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi terhadap upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Melalui kegiatan seperti Kriyanusa, produk kerajinan dan wastra daerah diharapkan semakin dikenal serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Fashion show tersebut berlangsung meriah dengan antusiasme pengunjung yang menyaksikan beragam karya fesyen berbasis kerajinan dan wastra Nusantara.
(Diskominfo Muaro Jambi/Usman)