Metronews

BMKG Prediksi Musim Hujan di Jambi Dimulai Akhir Oktober, Sejumlah Wilayah Menyusul pada November

0

0

jambidalamberita |

Rabu, 07 Okt 2026 18:26 WIB

Reporter : Wah

Editor : Wahyu

BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi memprakirakan musim hujan di Provinsi Jambi mulai berlangsung bertahap pada akhir Oktober hingga November 2026. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, JAMBI – Musim hujan di Provinsi Jambi diprakirakan mulai terjadi pada akhir Oktober 2026 dan meluas ke sejumlah wilayah lainnya sepanjang November.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, awal musim hujan tidak berlangsung bersamaan di seluruh kabupaten dan kota.

Prediksi tersebut disampaikan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi dalam kegiatan press release bertajuk “Menghadapi Musim Hujan Provinsi Jambi Tahun 2026” di Gedung Admin BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, Rabu (7/10/2026).

Dalam pemaparannya, Tim Data dan Informasi BMKG membahas empat aspek utama musim hujan 2026/2027, yakni perkiraan awal musim hujan, prediksi puncak musim hujan, potensi bencana yang perlu diantisipasi, serta perbandingan waktu awal musim hujan tahun ini dengan kondisi normal.

Ketua Tim Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, Martua Sinaga, mengatakan bahwa kedatangan musim hujan di Jambi akan berlangsung secara bertahap, bergantung pada wilayah masing-masing.

Baca Juga:

Jamsostek Jambi Tembus 36 Persen, Tertinggi di Sumbagsel

Berdasarkan prakiraan BMKG, daerah yang lebih dahulu memasuki musim hujan pada Dasarian III Oktober atau periode 21–31 Oktober 2026 meliputi Kabupaten Muarojambi, Kota Jambi, Batanghari, Tebo, sebagian Bungo, dan sebagian Sarolangun.

Memasuki November, wilayah yang mengalami awal musim hujan diperkirakan semakin bertambah. Pada Dasarian I November atau 1–10 November, hujan diprakirakan mulai menandai musim hujan di bagian utara Tanjung Jabung Barat, wilayah barat Sarolangun, serta wilayah barat Merangin.

Selanjutnya, pada Dasarian II November atau 11–20 November, giliran Kabupaten Kerinci, Kota Sungaipenuh, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang diprediksi mulai memasuki musim hujan.

Perbedaan waktu tersebut menjadi perhatian penting bagi masyarakat agar dapat menyesuaikan langkah antisipasi dengan kondisi cuaca di daerah masing-masing. Informasi prakiraan cuaca juga perlu terus dipantau untuk mengantisipasi potensi dampak yang dapat muncul selama peralihan menuju musim hujan.

Baca Juga:

Sidang Korupsi Pengadaan Tanah Ujung Jabung, Terdakwa Angga Ajukan Eksepsi dan Minta Dibebaskan

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, Tri Agus Pranomo, mengingatkan masyarakat agar mulai melakukan persiapan sejak dini, mengingat hujan diperkirakan mulai turun di sejumlah wilayah pada akhir Oktober.

“Untuk minggu akhir Oktober musim hujan, tapi belum semuanya. Hanya beberapa wilayah kami untuk memberikan warning terkait dengan ke depannya akan ada musim hujan di Provinsi Jambi, agar masyarakat Jambi bersiap-siap akan datangnya musim hujan. Mari jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ujar Tri Agus.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi cuaca dan perkembangan musim hujan kepada masyarakat secara luas.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER