"Kami para Temenggung dan kelompok SAD siap membantu Kepolisian dalam memberikan informasi apabila ditemukan adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.
Kapolres Batang Hari Bahas Berondolan Sawit dan Lapangan Kerja
Kapolres Batang Hari AKBP Doni Aryanto mengapresiasi kehadiran para Temenggung dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
Ia mengatakan pertemuan tersebut diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan, membangun komunikasi dan meningkatkan sinergi antara kepolisian dengan para Temenggung serta masyarakat SAD.
"Terima kasih atas kehadiran para Temenggung dan rombongan di Polres Batang Hari dalam rangka silaturahmi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan, membangun komunikasi dan meningkatkan sinergi," ujar Doni.
Terkait persoalan masyarakat SAD yang mengambil berondolan kelapa sawit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Kapolres menyampaikan bahwa kondisi tersebut akan tetap diperhatikan dengan mempertimbangkan ketentuan hukum yang berlaku.
Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil buah kelapa sawit yang masih berada di atas pohon karena hal tersebut dapat menimbulkan persoalan hukum dengan pihak perusahaan.
Mengenai harapan masyarakat terkait pekerjaan, Doni menjelaskan bahwa kepolisian tidak memiliki kewenangan secara langsung untuk menyediakan lapangan pekerjaan.
Meski demikian, persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan Bupati Batang Hari dan pihak terkait untuk mencari solusi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Doni juga menegaskan pentingnya menjaga situasi Kamtibmas secara bersama-sama.
Menurutnya, setiap persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat segera dikomunikasikan dengan kepolisian, khususnya Polsek setempat, agar dapat ditangani sejak dini.
Apabila suatu persoalan masih dapat diselesaikan melalui mekanisme yang diperbolehkan hukum, kepolisian dapat membantu memfasilitasi penyelesaian secara baik.