Menurutnya, perhatian tersebut penting terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi yang dapat mengganggu aktivitas maupun kesehatan, seperti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Polda Jambi tentunya akan senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan kepedulian ketika masyarakat menghadapi situasi seperti kabut asap akibat Karhutla,” ujar Erlan.
Ia menambahkan, masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan perlu mendapat perhatian khusus karena jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi air di Sungai Batanghari, untuk selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan apabila jarak pandang terbatas dan memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas,” katanya.
Erlan juga menyebut pembagian masker dan sembako merupakan bagian dari kepedulian sosial jajaran Polda Jambi terhadap masyarakat.
“Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi merupakan wujud kepedulian dan perhatian kami kepada warga yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi kabut asap,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Sambang Nusa Presisi, Ditpolairud Polda Jambi berupaya memperkuat kehadiran kepolisian di tengah masyarakat. Selain bantuan sosial, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar warga, khususnya pengguna transportasi air, lebih waspada selama kondisi kabut asap masih terjadi.