Kesehatan

BMKG Ungkap Asal Kabut Asap di Jambi, Ternyata Tak Hanya dari Karhutla Lokal

0

0

jambidalamberita |

Senin, 24 Agu 2026 12:45 WIB

Reporter : Rof

Editor : Rof

Kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi akibat karhutla dan asap kiriman dari provinsi tetangga. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Muaro Jambi menjadi daerah dengan luas lahan terbakar terbesar, mencapai 264,78 hektare. Selanjutnya Sarolangun dengan 143,61 hektare dan Batang Hari 95,35 hektare.

Berikutnya Tanjung Jabung Barat mencatat 58,1 hektare, Tebo 39,26 hektare, Tanjung Jabung Timur 32,71 hektare, Bungo 14 hektare, dan Merangin 10,3 hektare.

Baca Juga:

Wali Kota Maulana Mulai Bangun Masjid Baitunnadiyah di Eks Payo Sigadung, Dorong Transformasi Kawasan Jadi Religius dan Produktif

Data tersebut menunjukkan bahwa selain menerima asap dari provinsi tetangga, Jambi juga masih menghadapi persoalan karhutla di sejumlah kabupaten.

Kualitas Udara Mulai Terdampak

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah juga mulai berdampak terhadap kualitas udara.

Berdasarkan hasil pemantauan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Jambi pada pukul 11.00 WIB tercatat 89, atau masih berada dalam kategori sedang.

Sementara itu, kondisi lebih mengkhawatirkan terpantau di Kabupaten Muaro Jambi. Parameter PM2,5 mencapai 168 dan masuk dalam kategori tidak sehat.

Kualitas udara di Kota Sungai Penuh juga dilaporkan mengalami penurunan. Kondisi ini membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

BMKG hingga kini masih memantau perkembangan sebaran kabut asap melalui citra satelit. Pergerakan angin menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan wilayah yang terdampak.

"Dengan kondisi angin yang masih membawa asap lintas wilayah, BMKG terus memantau pergerakan asap melalui citra satelit. Sebaran asap di Jambi saat ini tidak hanya berasal dari karhutla lokal di Jambi saja," kata Randy.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


Iqbal

0

0

Daerah

Senin, 24 Agu 2026 17:01 WIB

BERITA POPULER