JAMBIDALAMBERITA.ID, JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama jajaran Polres/ta berhasil mengungkap 154 laporan polisi dengan total 236 tersangka dalam Operasi Kepolisian Antik Siginjai 2026.
Operasi pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tersebut berlangsung selama 20 hari, mulai 8 hingga 27 Juli 2026. Hasil akhir operasi disampaikan dalam konferensi pers di Lobby Gedung Utama Polda Jambi, Jumat (14/8/2026).
Konferensi pers dipimpin Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si. Dari 236 tersangka yang diamankan, sebanyak 217 orang merupakan laki-laki dan 19 lainnya perempuan.
Selain mengamankan ratusan tersangka, polisi juga menyita barang bukti narkotika dalam jumlah cukup besar dengan total mencapai 17.323,213 gram.
Barang bukti tersebut terdiri dari 2.324,399 gram sabu, 14.617,43 gram ganja, 183 butir pil ekstasi, serta 304 mililiter etomidate.
Wakapolda Jambi mengatakan Operasi Antik Siginjai 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelaku tindak pidana narkotika. Polda Jambi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.
“Operasi ini merupakan bagian dari komitmen Polda Jambi dan jajaran dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan obat-obatan berbahaya di wilayah Provinsi Jambi. Upaya yang dilakukan tidak hanya berupa tindakan represif, tetapi juga melalui upaya preemtif dan preventif,” ujar Wakapolda.
Menurutnya, langkah preemtif dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menyasar berbagai lingkungan, mulai dari pemerintahan, sekolah, perkantoran swasta hingga lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian.
Dari total barang bukti narkotika yang berhasil disita selama operasi, Polda Jambi memperkirakan sebanyak 70.426 jiwa dapat diselamatkan dari potensi bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Setiap gram narkoba yang berhasil kita sita bukan hanya sekadar barang bukti, tetapi merupakan upaya menyelamatkan kehidupan manusia, keluarga, dan masa depan generasi bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Antik Siginjai 2026.
Menurut Erlan, hasil pengungkapan tersebut menunjukkan keseriusan Polda Jambi dan jajaran dalam memutus jaringan serta menekan peredaran narkoba di wilayah Provinsi Jambi.