"Pemerintah Kota Jambi akan terus memberikan dukungan agar Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal, sehingga anak-anak kita memperoleh pendidikan yang layak dan memiliki kesempatan yang sama untuk menggapai masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Persiapan Dinilai Sudah Baik
Dari hasil peninjauan, Maulana menilai persiapan Sekolah Rakyat secara umum telah berjalan dengan baik. Meski demikian, pemerintah masih akan melakukan pengecekan lanjutan guna memastikan tidak ada kebutuhan penting yang terlewat sebelum para siswa memasuki asrama.
"Secara umum sudah baik, namun akan kembali kami pastikan semuanya bisa berjalan dengan baik sebelum proses MPLS dimulai," pungkasnya.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Kota Jambi menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Selain memberikan pembelajaran akademik, sistem pendidikan berasrama diharapkan mampu membentuk karakter, kemandirian, disiplin, serta memperkuat keterampilan hidup para peserta didik.
Pemkot Jambi optimistis kehadiran 370 siswa angkatan pertama di Sekolah Rakyat Bagan Pete menjadi langkah awal dalam menciptakan kesempatan pendidikan yang lebih merata serta mempersiapkan generasi muda yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Maulana didampingi perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Jambi, camat dan lurah se-Kecamatan Alam Barajo, serta kepala sekolah, majelis guru, pengasuh, dan pendamping Sekolah Rakyat