Maulana: Budaya Melayu Jadi Identitas Kota Jambi
Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan bahwa program "Jambi Bahagia" merupakan salah satu dari 11 program prioritas Pemerintah Kota Jambi, dengan "Bahagia Berbudaya" sebagai program unggulan yang menjadikan budaya Melayu sebagai identitas utama Kota Jambi.
Menurut Maulana, Kota Jambi harus memiliki karakter yang berbeda dibandingkan kota-kota besar lain di Sumatera, terutama setelah tersambungnya jaringan Tol Trans Sumatera yang mempermudah mobilitas masyarakat.
"Kita tidak harus meniru kota metropolitan. Kota Jambi harus tumbuh dengan karakter religius, budaya Melayu yang kuat, serta memanfaatkan posisi strategis yang dekat dengan bandara," ujarnya.
Ia menyebut Festival Jambi Elok Nian menjadi momentum bagi seluruh kabupaten dan kota untuk menampilkan kekayaan budaya masing-masing sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi pelaku UMKM.
Maulana juga berharap Pemerintah Provinsi Jambi dapat menghibahkan anjungan daerah kepada pemerintah kabupaten dan kota agar dikelola secara mandiri sebagai pusat kuliner, seni budaya, pameran batik, hingga pusat oleh-oleh terpadu bagi wisatawan yang datang ke Jambi.
Pembukaan Jambi Elok Nian Kota Jambi 2026 turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE, para kepala OPD Provinsi Jambi, para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi, jajaran OPD Kota Jambi, camat, lurah, serta berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan.