Jambidalamberita.id, Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi melalui UPTD Workshop dan Peralatan (Alkal) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani kerusakan ruas Jalan Padang Lamo yang berada di Desa Tanjung Samalidu Pujuk, Kabupaten Tebo. Pada Minggu (26/4/2026), sejumlah alat berat beserta puluhan meter kubik agregat kelas B diterjunkan untuk menutup titik-titik jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang.
Penanganan tersebut dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang sempat viral di media sosial. Bahkan, beberapa pekan sebelumnya warga yang terdampak dikabarkan berencana menggelar aksi damai ke Kantor Gubernur Jambi sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna.
Kepala Bidang UPTD Alkal Dinas PUPR Provinsi Jambi, Muhammad Naufal Afandi, ST, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan melalui sistem swakelola dengan memanfaatkan sumber daya dan peralatan yang dimiliki pemerintah daerah.
Menurutnya, langkah penanganan sementara perlu segera dilakukan agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan tetap dapat dilalui kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
“Ruas jalan itu masih dalam proses penanganan. Kami berupaya agar pengguna jalan tetap bisa melintas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menegaskan, perbaikan ini merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi Jalan Padang Lamo sebagai jalur strategis yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.
Meski kondisi cuaca saat itu kurang mendukung karena hujan, tim di lapangan tetap melaksanakan pekerjaan dengan melakukan pengerasan menggunakan material agregat untuk menutup lubang-lubang yang ada di badan jalan.
“Kami mengoptimalkan alat berat yang tersedia di UPTD Alkal guna mempercepat perbaikan pada titik-titik kerusakan jalan,” kata Naufal.
Dengan dilakukannya penanganan tersebut, pemerintah berharap arus transportasi dan distribusi barang dari maupun menuju kawasan Padang Lamo dapat berjalan lebih lancar. Selain meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, perbaikan ini juga diharapkan mampu menekan biaya operasional transportasi yang selama ini terdampak akibat kondisi jalan yang rusak.