Ia menyebutkan, terdapat dua jamaah yang sementara ini belum dapat bergabung karena masih menjalani perawatan kesehatan, dan diharapkan segera pulih agar dapat diberangkatkan bersama kloter berikutnya.
Adapun jajaran petugas yang mendampingi jamaah di antaranya Ketua Kloter Muhammad Arfah Amin, Pembimbing Ibadah KH Zakaria Ansori Hussaini, TKHI Dr. Anita Dewi, petugas medis Rohana Ramliwero, PHD Muhammad Ilyani, serta perwakilan KBIH Muhammad Nurhani.
Panitia juga mencatat jamaah tertua dalam kloter ini adalah Nuhum Abu Tantri yang berusia 90 tahun, sementara jamaah termuda adalah Ujahid Darpes Fahidullah, berusia 15 tahun, asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Pemerintah Provinsi Jambi tahun ini turut memberikan dukungan besar terhadap penyelenggaraan ibadah haji dengan mengalokasikan bantuan biaya penerbangan sebesar Rp42 miliar. Jika dirata-ratakan, setiap jamaah memperoleh subsidi sekitar Rp12 juta, sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meringankan beban biaya perjalanan ibadah haji.
Di akhir penyampaiannya, pihak penyelenggara juga mengimbau seluruh jamaah agar turut mendoakan Gubernur, Wakil Gubernur, serta seluruh masyarakat Jambi agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam melanjutkan pembangunan daerah.