“Saya sedang menyiapkan sirkuit non permanen di kawasan Pasar Kota Tua khusus untuk night race. Setiap malam Sabtu dan malam Minggu akan ada balapan komunitas. Kita fasilitasi dengan standar keamanan seperti dokter dan ambulans,” ungkapnya.
Lokasi tersebut dirancang untuk menggelar balapan malam atau night race yang menyasar komunitas otomotif.
Konsep ini diharapkan menjadi solusi dalam menekan praktik balap liar sekaligus menyediakan ruang aman bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di dunia balap. Fasilitas pendukung seperti tenaga medis dan ambulans juga akan disiapkan guna menjamin keselamatan peserta.
Penutupan Wali Kota Cup Race 2026 turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, Ketua KONI, IMI Jambi, sponsor, serta ratusan pembalap dan official tim dari berbagai wilayah.
Ke depan, ajang ini diproyeksikan menjadi agenda tahunan unggulan yang tidak hanya memperkuat sektor olahraga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.