Jambidalamberita.id, Jambi - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi melakukan inspeksi menyeluruh terhadap Jembatan Gentala Arasy guna memastikan kondisi infrastruktur tetap aman dan layak digunakan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Bina Marga, Iwan Rahmadi, bersama tim teknis serta konsultan ahli di bidang jembatan.
Dalam keterangannya, Iwan Rahmadi menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara detail pada berbagai komponen vital jembatan. Mulai dari bagian lantai atau deck, struktur gelagar (girder), rangka baja, hingga elemen penopang seperti pier, abutment, pondasi, bearing, dan sambungan ekspansi turut menjadi fokus evaluasi.
Menurutnya, langkah ini penting untuk mengidentifikasi kondisi teknis secara menyeluruh sekaligus mendeteksi potensi kerusakan sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar di kemudian hari.
"Melalui pengecekan ini kita dapat memastikan kondisi jembatan tetap aman, berfungsi dengan baik, serta dapat digunakan oleh lalu lintas sesuai kapasitas dan umur rencana," ujar Iwan Rahmadi, Selasa (10/03/2026).Referensi Geografis
Pemeriksaan terhadap jembatan ikonik di Kota Jambi tersebut juga melibatkan tenaga ahli agar hasil analisis yang diperoleh lebih akurat dan komprehensif. Tidak hanya terbatas pada Jembatan Gentala Arasy, Dinas PUTR Provinsi Jambi juga berencana melakukan evaluasi serupa terhadap seluruh jembatan yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.
Berdasarkan data terbaru, jumlah jembatan milik Pemerintah Provinsi Jambi mencapai 289 unit dengan total panjang bentang sekitar 7.396 meter.
Dari keseluruhan tersebut, sekitar 77,85 persen masuk dalam kategori mantap. Secara rinci, terdapat puluhan jembatan dalam kondisi baik, ratusan lainnya berada pada kondisi sedang, sementara sebagian kecil mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan serta perawatan berkala demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi infrastruktur tersebut.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas di wilayah Jambi.