Jambidalamberita.id, JAMBI – Pengelola Bandara Sultan Thaha memastikan seluruh fasilitas dan layanan telah dipersiapkan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa angkutan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan berbagai langkah antisipasi telah dilakukan guna memastikan operasional penerbangan dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan lancar selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Kami telah melakukan perbaikan dan penggantian beberapa peralatan yang sebelumnya dinilai kurang optimal. Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada penumpang tetap maksimal selama masa mudik,” ujarnya di Kota Jambi, Sabtu.
Sebagai salah satu pintu gerbang utama bagi masyarakat dan perantau yang datang ke Jambi, bandara tersebut diprediksi akan mengalami peningkatan mobilitas penumpang menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Untuk itu, pihak pengelola melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana pendukung operasional penerbangan. Pemeriksaan ini meliputi fasilitas di area terminal penumpang hingga area operasional di sisi udara.
Selain itu, pihak bandara juga memperkuat koordinasi dengan sejumlah maskapai penerbangan guna memastikan kesiapan kru serta menjaga ketepatan jadwal penerbangan selama masa angkutan Lebaran.
Ardon menjelaskan kelancaran operasional penerbangan menjadi faktor penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang.
“Kelancaran operasional selama periode angkutan Lebaran sangat menentukan kualitas pelayanan kepada penumpang,” katanya.
Pengelola bandara memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada H-2 Idul Fitri. Mengantisipasi hal tersebut, pihak bandara telah menyiapkan penambahan personel di berbagai titik layanan, baik di area terminal maupun pada sisi operasional penerbangan.
Dengan berbagai langkah persiapan tersebut, pihak bandara berharap seluruh aktivitas penerbangan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar.
“Kami sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan penumpang. Harapannya seluruh proses penerbangan dapat berjalan dengan baik,” kata Ardon. (*)