Jambidalamberita.id, JAMBI – Aksi pencurian yang terjadi saat warga masih terlelap tidur akhirnya terungkap. Seorang pria bernama Ari Syahputra (28), warga Bagan Deli, Medan Belawan, diamankan polisi usai diduga menggondol perhiasan emas dan uang tunai senilai Rp47 juta dari sebuah rumah kontrakan di Kota Jambi.
Pelaku ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Jambi Timur pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di kontrakannya yang berada di RT 05, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 03.30 WIB. Korban, Junawati (27), terbangun dari tidurnya untuk mengambil minum. Namun ia dikejutkan oleh kondisi jendela belakang rumah yang sudah terbuka.
Merasa ada yang tidak beres, korban langsung memeriksa isi rumah. Ia mendapati tas miliknya sudah berpindah ke atas mesin cuci. Saat diperiksa, perhiasan emas dan uang tunai yang sebelumnya tersimpan di dalam tas itu telah raib.
Tak terima dengan kejadian tersebut, korban segera melapor ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Dari hasil penyelidikan, polisi mencurigai seorang pria yang belum lama mengontrak di lingkungan tersebut. Kecurigaan itu mengarah pada Ari.
“Kami mendapat informasi ada pria yang baru tinggal di sekitar TKP dan dicurigai terlibat,” ujar Kanit Reskrim, Iptu Rudi Setiawan, Senin (23/2/2026).
Saat dilakukan penggeledahan di kontrakan terduga pelaku, petugas menemukan dompet kecil berwarna merah berisi dua cincin emas dan satu gelang emas yang diduga milik korban.
Selain itu, polisi turut mengamankan satu unit handphone, satu pinset yang diduga digunakan untuk mencongkel jendela, serta dua kain lap yang dipakai untuk membantu memanjat tembok belakang rumah.
Dalam pemeriksaan, Ari mengakui perbuatannya. Ia kemudian dibawa ke Mapolsek Jambi Timur untuk proses hukum lebih lanjut.
Kini, pelaku dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan pemberatan (curat).
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga agar lebih waspada, terutama pada jam-jam rawan menjelang subuh, serta memastikan akses rumah dalam keadaan aman dan terkunci. (*)