Metronews

Disdik Muaro Jambi Pastikan MBG Tetap Aman, 15 Dapur Dipanggil Usai Dugaan Keracunan Pelajar

0

0

jambidalamberita |

Senin, 09 Feb 2026 08:34 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Kasyful Iman susun pastikan pemerintah daerah perkuat pengawasan serta menjamin makan bergizi tetap berkualitas. ist - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, MUARO JAMBI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Muaro Jambi menegaskan jaminan mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap aman dan layak dikonsumsi. Kepastian ini disampaikan menyusul evaluasi menyeluruh pasca peristiwa dugaan keracunan ratusan pelajar yang terjadi akhir Januari lalu.

Kepala Disdik Muaro Jambi, Kasyful Iman, mengatakan pihaknya telah memanggil 15 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah tersebut untuk dimintai klarifikasi sekaligus diberikan pembinaan.

“Kami langsung melakukan pendekatan dan edukasi ke sekolah-sekolah. Tujuannya agar program MBG ke depan tetap berjalan aman dan kembali mendapat kepercayaan,” ujarnya di Jambi, Sabtu.

Menurut Kasyful, pemulihan kepercayaan publik menjadi fokus utama pemerintah daerah. Untuk itu, Disdik berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memberikan edukasi lanjutan kepada sekolah maupun orang tua siswa.

Baca Juga:

LAM Jambi Buka Suara soal KUHP Baru: Hukum Adat Bukan Saingan, Tapi Kunci Keadilan Berbasis Lokal

Ia menegaskan, layanan MBG tetap mengedepankan jaminan mutu dan keamanan pangan, sehingga layak dikonsumsi oleh seluruh penerima manfaat.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah daerah bersama SPPG, Satuan Tugas MBG, serta DPRD Muaro Jambi sepakat memperketat standar operasional prosedur (SOP) agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami sudah melakukan evaluasi dan menegaskan kepada seluruh SPPG untuk lebih serius dalam pengawasan dan menjaga kualitas makanan,” kata Kasyful.

Ia mengakui, membangun kembali kepercayaan masyarakat, khususnya orang tua murid, bukan hal yang mudah. Namun hal tersebut menjadi prioritas utama dalam keberlangsungan program nasional tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Ike Silviana, menyampaikan bahwa seluruh sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah dikirim ke laboratorium dan masih dalam proses pengujian.

Baca Juga:

Pemkab Merangin Lepas Jalan Santai Meriahkan HUT ke-10 RS Raudhah

“Hasil uji laboratorium masih menunggu. Jika sudah keluar, akan kami sampaikan secara terbuka kepada media,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi, Adityo Wirapranatha, menegaskan tidak akan ragu memberikan sanksi tegas kepada pengelola dapur MBG jika terbukti lalai.

Pernyataan tersebut disampaikan saat rapat gabungan membahas penyebab dugaan keracunan pelajar di Sengeti, Senin (2/2).

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER