Metronews

Satgas MBG Jambi Lakukan Investigasi, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno Gratiskan Biaya Pengobatan Korban Keracunan

0

0

jambidalamberita |

Sabtu, 31 Jan 2026 12:03 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno meninjau siswa korban MBG dan menjamin biaya pengobatan. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Jambi - Satuan Tugas (Satgas) MBG Provinsi Jambi melakukan investigasi terhadap peristiwa 45 siswa diduga keracunan makanan yang disajikan SPPG Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran proses investigasi, Satgas memastikan operasional dapur akan dihentikan sementara waktu, sampai menunggu hasil pendalaman yang sedang dilakukan tim, kata Sekretaris Satgas MBG Provinsi Jambi Johansyah di Jambi, Jumat.

"Operasional dapur dihentikan sementara waktu untuk kelancaran investigasi," tegasnya.

Ia menjelaskan, dugaan kejadian luar biasa di SPPG Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (30/1) siang.

Baca Juga:

Dapur MBG di Sengeti Distop Sementara, Sekda : Pemda Temukan Indikasi Kelalaian Pengelola

Saat ini, sampel makanan yang mengakibatkan puluhan siswa keracunan itu, telah dibawa ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muaro Jambi, guna dilakukan pemeriksaan.

"Setelah ada hasil pemeriksaan, selanjutnya operasional dapur akan dievaluasi kembali. Kini diberhentikan sementara sampai hasil investigasi dinyatakan aman," terang dia.

Peristiwa diduga keracunan makanan itu menimpa puluhan siswa dari tingkat kelompok bermain, hingga sekolah lanjutan atas (SMA/SMK) di Kecamatan Sekernan. Puluhan siswa tersebut mendapat penanganan dari tim medis.

Salah seorang petugas kesehatan RSUD Ahmad Ripin, Edwin di ruang IGD membenarkan bahwa melakukan perawatan puluhan siswa keracunan.

Baca Juga:

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa di Muaro Jambi Dilarikan ke RSUD Ahmad Ripin

“Untuk pastinya apa penyebab puluhan pelajar di Sekernan ini, akan ditindaklanjuti oleh tim yang berkompeten, sedangkan kami tenaga medis hanya memberikan pertolongan dan merawat mereka saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno memastikan seluruh biaya rumah sakit terhadap 96 pelajar KB/TK, SD, SMP dan SMA sederajat yang jadi korban keracunan massal diduga akibat makan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya ditanggung pemerintah daerah.

"Kesehatan anak-anak jadi prioritas utama kami saat in dan untuk sementara biaya pengobatan akan diberikan secara gratis kepada seluruh korban,” kata Bambang Bayu Suseno, di Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat.

Bupati memastikan seluruh biaya pengobatan korban keracunan ditanggung pemerintah daerah. Langkah ini diambil setelah puluhan murid, sebagian besar anak-anak, dilaporkan terdampak.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER