Metronews

Inovasi Beton Portabel Jadi Penyelamat! Macet Jalur Siau–Lambur Mulai Terurai

0

0

jambidalamberita |

Sabtu, 17 Jan 2026 09:33 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Pemasangan beton portabel di ruas Siau–Lambur untuk mengatasi jalan amblas dan mengurai kemacetan.-ist - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

 

Jambidalamberita.id, MUARASABAK – Masalah kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan provinsi Siau–Lambur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, perlahan mulai teratasi.
 
Pemerintah daerah melalui UPTD Alkal Dinas PUPR Tanjabtim melakukan penanganan darurat dengan memasang segmen rigit beton portabel di sejumlah titik jalan yang rusak.
 
Selama ini, jalur tersebut dikenal rawan amblas akibat kontur tanah gambut. Saat hujan turun, badan jalan berubah berlumpur dan kerap memicu antrean kendaraan yang panjang. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, UPTD Alkal diturunkan guna membantu penanganan sementara di jalan provinsi itu.
 
Terbaru, sebanyak empat segmen beton portabel kembali dipasang di lokasi. Sebelumnya, enam segmen serupa telah lebih dulu difungsikan. Dengan demikian, total 10 segmen beton portabel kini terpasang di ruas jalan Siau–Lambur.
Puluhan segmen tersebut ditempatkan di lima titik kerusakan terparah yang selama ini menjadi sumber kemacetan. Keberadaannya dinilai cukup efektif menahan beban kendaraan dan mencegah roda terperosok ke lumpur, terutama saat curah hujan tinggi.
 
Saat ini, kondisi jalan di titik-titik tersebut dinyatakan aman dilalui, meski masih terdapat satu lokasi dengan tingkat kerusakan cukup berat yang memerlukan penanganan lanjutan. Penanganan permanen ke depan akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Provinsi Jambi.
 
Kepala UPTD Alkal Dinas PUPR Tanjabtim, Alqodrial Purkon, menjelaskan bahwa segmen rigit beton portabel merupakan aset milik pemerintah daerah yang difungsikan sebagai solusi sementara.
 
“Segmen ini bersifat portabel. Jika nanti jalan sudah dibangun permanen, beton bisa kami angkat kembali untuk digunakan di lokasi lain,” ujarnya.
 
Saat ini, UPTD Alkal telah memproduksi sekitar 30 segmen beton portabel yang telah dimanfaatkan di sejumlah wilayah rawan kerusakan jalan. Tahun ini, pihaknya juga berencana kembali memproduksi segmen tambahan untuk penanganan jalan di Kecamatan Sadu.
 
Menurut Alqodrial, inovasi tersebut lahir dari kebutuhan daerah dalam menghadapi tantangan geografis Tanjabtim yang didominasi tanah gambut, di mana metode penimbunan konvensional sering kali tidak bertahan lama.
 
“Dengan beton portabel, penanganan bisa lebih cepat, kuat, dan praktis. Setidaknya, arus lalu lintas tetap berjalan sambil menunggu pembangunan jalan permanen,” pungkasnya. (*)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER