JAMBIDALAMBERITA.ID, BATANG HARI – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, meraih penghargaan nasional dalam ajang Mata Lokal Fest 2026 yang digelar Tribun Network di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Rabu (7/10/2026) malam.
Zulva, yang akrab disapa Bunda Zulva, menerima penghargaan Best Stewardship in Responsive Community Services kategori Social & People Empowerment. Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan kesejahteraan keluarga.

Salah satu program yang diperkenalkan Zulva dalam ajang tersebut adalah Rumah Bunda. Program ini menjadi ruang pengaduan dan pendampingan masyarakat sekaligus penghubung warga dengan layanan yang dibutuhkan.
Melalui Rumah Bunda, masyarakat didorong untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi agar dapat memperoleh pendampingan dan menemukan solusi yang sesuai. Program ini mengedepankan pendekatan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan warga.

Selama menjalankan perannya sebagai Ketua TP PKK Batang Hari, Zulva aktif mendorong berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga dan perempuan. Pelaksanaan program tersebut juga melibatkan kader PKK serta berbagai elemen masyarakat.
Zulva mengatakan, penghargaan yang diterimanya bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh kader PKK dan masyarakat Batang Hari.
“Penghargaan ini bukan sekadar sebuah trofi, tetapi wujud nyata dari kerja kolaboratif seluruh kader PKK dan masyarakat Batang Hari dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi menjadi bagian penting dalam menjalankan program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan keluarga. Dukungan masyarakat dan sinergi dengan pemerintah daerah turut berperan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan sosial di daerah.
Mata Lokal Fest 2026 mengusung tema Restore Indonesia: Taking Care of What Sustains Us. Kegiatan yang diinisiasi Tribun Network ini mempertemukan sejumlah tokoh, pemangku kebijakan, dan penggerak perubahan untuk berbagi gagasan serta memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang berdampak bagi masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Bupati Batang Hari, serta sejumlah tamu undangan lainnya.