Daerah

Bupati Fadhil Arief: Pancasila Bukan Sekadar Upacara, tapi Tameng Persatuan Bangsa

0

0

jambidalamberita |

Kamis, 01 Okt 2026 16:53 WIB

Reporter : Vo

Editor : Kurniawan

Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Alun-alun Batang Hari, Kamis (1/10/2026). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, BATANG HARI – Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti Alun-alun Batang Hari, Kamis (1/10/2026) pagi. Ribuan peserta mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang menjadi momentum untuk kembali memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief. Hadir dalam kegiatan itu jajaran Forkopimda, TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, mahasiswa, serta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

Gambar

Dalam amanatnya, Fadhil Arief menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut menjadi refleksi terhadap perjalanan sejarah bangsa sekaligus pengingat pentingnya menjaga Pancasila sebagai dasar negara.

"Hari ini kita berkumpul bukan sekadar berdiri tegak dan mengikuti prosedur. Kita melihat sejarah: Pancasila yang menjadi jiwa bangsa ini pernah nyaris terguncang. Namun kita melewatinya. Hingga hari ini, Indonesia tetap tegak, utuh, dan berdaulat," ujar Fadhil di hadapan peserta upacara.

Baca Juga:

Teka-teki Jasad Kasmiadi yang Terkubur di Batang Hari Terungkap, Polisi Tangkap HA

Ia mengatakan, sejak dahulu Pancasila tidak terlepas dari berbagai tantangan. Namun, persatuan menjadi salah satu kekuatan bangsa Indonesia untuk melewati berbagai ancaman terhadap keutuhan negara.

Ancaman Persatuan Berubah Bentuk

Fadhil juga mengingatkan bahwa tantangan terhadap persatuan bangsa saat ini tidak selalu hadir dalam bentuk yang sama seperti pada masa lalu.

"Dulu rongrongannya jelas, kita lihat dalam sejarah. Kini wujudnya berbeda: ada yang menyebarkan intoleransi, memupuk kebencian, memecah belah lewat isu-isu yang tak bertanggung jawab. Diam-diam menggerogoti persatuan kita," tegasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi maupun isu yang dapat memecah belah persatuan.

Baca Juga:

Gubernur Al Haris: Hari Kesaktian Pancasila Jadi Refleksi Anak Bangsa bahwa Pancasila Pernah Dirongrong

Fadhil meminta nilai-nilai Pancasila terus dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, antara lain dengan menjaga toleransi, memperkuat semangat gotong royong, serta menghormati keberagaman.

Menurutnya, keberagaman merupakan salah satu kekuatan yang harus terus dirawat, baik di Kabupaten Batang Hari maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER