Kesehatan

Kualitas Udara Kota Jambi Memburuk, PM2.5 Tembus 220,6 µg/m³

0

0

jambidalamberita |

Minggu, 27 Sep 2026 08:31 WIB

Reporter : Wahyu

Editor : Kurniawan

Kualitas udara Kota Jambi memburuk, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 220,6 µg/m³ pada Minggu (27/9/2026) pagi.pukul 08 : 00

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, JAMBI – Kondisi kualitas udara di Kota Jambi kembali menjadi perhatian serius. Pemantauan kualitas udara pada Minggu (27/9/2026) pagi menunjukkan konsentrasi partikel halus PM2.5 berada pada level tinggi.

Berdasarkan data pemantauan BMKG sekitar pukul 08.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 220.6 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut menunjukkan tingkat paparan partikel halus yang sangat tinggi dan perlu diwaspadai masyarakat.

Pada waktu yang sama, Air Quality Index (AQI) berada di angka 240, yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat dalam skala AQI tersebut.

Tingginya konsentrasi PM2.5 menjadi perhatian karena partikel ini berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan. Paparan polusi udara dalam kondisi seperti ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif.

Baca Juga:

Kemenhut Tahan Dua Tersangka Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang

Kelompok yang lebih rentan antara lain anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan atau kardiovaskular.

Paparan dalam jangka pendek dapat menyebabkan sejumlah keluhan, seperti iritasi mata, batuk, sesak napas, dan memperburuk gejala asma. Sementara paparan dalam jangka panjang terhadap polusi partikulat berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan paru-paru dan penyakit kardiovaskular.

Kondisi Cuaca Berpengaruh

Kondisi atmosfer juga dapat memengaruhi penyebaran polutan. Saat pemantauan dilakukan, suhu udara berada di sekitar 27 derajat Celsius, dengan kelembapan sekitar 71 persen.

Sementara itu, kecepatan angin tercatat sekitar 7 kilometer per jam. Pergerakan udara yang relatif lambat dapat membuat polutan lebih mudah bertahan dan terakumulasi di suatu wilayah, meskipun kondisi kualitas udara juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, termasuk sumber emisi dan kondisi atmosfer.

Baca Juga:

Festival Danau Letang 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potensi Wisata Batang Hari

Dalam beberapa hari terakhir, persoalan kualitas udara di Jambi juga menjadi perhatian seiring masih berlangsungnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.

Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Dengan tingginya konsentrasi PM2.5, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar ruangan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI