Metronews

Kabut Asap Makin Pekat, DPRD Kota Jambi Bahas Opsi Liburkan Sekolah

0

0

jambidalamberita |

Senin, 24 Agu 2026 13:26 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly - (ist)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID,JAMBI – Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi semakin pekat pada Senin (24/8/2026). Kondisi ini mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang masih mengikuti kegiatan belajar mengajar di tengah memburuknya kualitas udara.

Asap yang menyelimuti Kota Jambi diduga merupakan kiriman dari daerah lain yang tengah menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah antisipasi guna melindungi masyarakat dari dampak paparan asap.

Situasi ini turut menjadi perhatian DPRD Kota Jambi. DPRD bersama Pemerintah Kota Jambi dan sejumlah instansi terkait berencana menggelar rapat koordinasi untuk membahas penanganan kabut asap yang semakin tebal.

Salah satu opsi yang akan dibahas adalah meliburkan sekolah sementara apabila kondisi kualitas udara terus memburuk.

Baca Juga:

BMKG Ungkap Asal Kabut Asap di Jambi, Ternyata Tak Hanya dari Karhutla Lokal

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan rapat koordinasi dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi kabut asap sekaligus menentukan langkah yang perlu diambil pemerintah daerah.

“Kita akan rapat koordinasi bersama Pemkot dan pihak terkait untuk melihat kondisi kabut asap serta langkah yang perlu dilakukan,” kata Kemas.

Menurut Kemas, kondisi kabut asap yang semakin pekat membuat aspek kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama.

Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perlindungan karena aktivitas mereka cukup banyak dilakukan di luar rumah, termasuk perjalanan menuju dan dari sekolah.

Baca Juga:

Pokir Rp17,45 Miliar Disorot, Ketua DPRD Kota Jambi: Bukan Dana Pribadi Dewan

DPRD Soroti Aktivitas Siswa di Tengah Kabut Asap

Dampak kabut asap tidak hanya berkaitan dengan menurunnya jarak pandang. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan yang dilakukan di ruang terbuka.

Sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian DPRD Kota Jambi. Siswa harus melakukan perjalanan dari rumah menuju sekolah dan kembali ke rumah, sekaligus mengikuti aktivitas pembelajaran di lingkungan sekolah.

Karena itu, DPRD mendorong pemerintah daerah agar tidak menunggu kondisi kabut asap semakin parah untuk mengambil langkah perlindungan.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


Red

0

0

Opini

Rabu, 26 Agu 2026 07:55 WIB

BERITA POPULER