Pawai HUT RI ke-81 di Batang Hari tahun ini diikuti berbagai kelompok, mulai dari jenjang pendidikan, organisasi masyarakat, komunitas, organisasi wanita, OPD hingga masyarakat umum.
Berdasarkan data panitia, peserta karnaval PAUD, TK, dan RA tercatat sebanyak 19 barisan. Kemudian gerak jalan SD/MI sebanyak 77 barisan, SMP/MTs 33 barisan, serta SMA, SMK sederajat dan Paket C sebanyak 17 barisan.
Sementara itu, peserta dari perguruan tinggi dan organisasi masyarakat mencapai 8 barisan, organisasi wanita 6 barisan, serta OPD sebanyak 38 barisan.
Untuk kelompok drum band, tingkat SD diikuti 7 barisan, SMP 12 barisan, dan SMA sebanyak 2 barisan.
Adapun karnaval atau pawai SD/MI diikuti 13 barisan, SMP/MTs 4 barisan, karnaval umum 15 barisan, sepeda hias 4 peserta, serta mobil hias sebanyak 19 unit.
Secara keseluruhan, panitia mencatat sekitar 274 barisan peserta yang ambil bagian dalam Pawai Pembangunan, Gerak Jalan, dan Karnaval HUT RI ke-81 di Batang Hari.
Jika setiap barisan rata-rata terdiri dari sekitar 20 orang, jumlah peserta yang terlibat diperkirakan mencapai ribuan orang. Jumlah tersebut disebut lebih banyak dibandingkan pelaksanaan pawai pada 2025.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya warga yang ikut berpartisipasi secara spontan, meski tidak seluruhnya tercatat dalam data resmi panitia.
Pawai Tampilkan Keberagaman Masyarakat Batang Hari
Pawai HUT RI ke-81 tidak hanya menjadi ajang menampilkan kreativitas dan semangat kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperlihatkan keberagaman masyarakat Kabupaten Batang Hari.
Sejumlah organisasi masyarakat dan komunitas dari berbagai latar belakang turut ambil bagian. Di antaranya komunitas masyarakat Minang, Batak, Jawa Barat, serta berbagai komunitas suku lainnya yang hidup berdampingan di Batang Hari.
Kehadiran berbagai kelompok tersebut menambah warna dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pawai sekaligus menjadi gambaran semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat di tengah keberagaman.