Ia menyebut pemasangan bendera ini merupakan simbol persatuan. "Gebyar Mahardika ini hanya simbol untuk kita semua bagaimana kita tetap menjaga Sang Saka Merah Putih. Kita jaga, kita rawat, dan kita jadikan ini simbol kebersamaan, persatuan, keberagaman, dan juga cinta tanah air," lanjut Al Haris.
Senada dengan itu, Komandan Korem 042/Garuda Putih (Danrem 042/Gapu) Brigadir Jenderal TNI Nyamin menyampaikan bahwa pemasangan seribu bendera ini memiliki makna penting bagi pembinaan karakter bangsa.
"Gebyar Mahardika Untukmu Negeriku, pemasangan seribu bendera ini adalah untuk menanamkan rasa nasionalisme pada generasi-generasi kita dalam membangun NKRI ini. Kita sudah sampai di usia 81 tahun. Tantangan kita ke depan adalah bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini agar ke depannya kita akan lebih maju lagi," ujarnya.
Dijelaskan Danrem, untuk menyukseskan peringatan HUT RI, Pemprov Jambi juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh masyarakat agar memasang bendera Merah Putih di rumah dan lingkungan masing-masing.
"Ini puncaknya. Kita pasang di Jembatan Gentala Arasy ini sebanyak 1.000 bendera terlebih dahulu. Target kita 10.000 bendera, sisanya akan dipasang secara bertahap," jelas Danrem.