JAMBIDALAMBERITA.ID, JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kembali menggulirkan Program Pro Jambi Tangguh melalui kegiatan bedah rumah tahun 2026. Tahun ini, sebanyak 550 rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi menjadi sasaran bantuan.
Program tersebut mulai memasuki tahap pelaksanaan setelah Pemprov Jambi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Awal Bedah Rumah Program Pro Jambi Tangguh di Aula Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Jambi, Rabu (12/8/2026).
Asisten II Sekda Provinsi Jambi, Syamsurizal, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan agar pelaksanaan program segera dimulai. Pasalnya, kalender sudah memasuki pertengahan Agustus, sehingga waktu pengerjaan semakin terbatas.
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat memastikan proses bedah rumah berjalan sesuai rencana, tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Jumlahnya sebanyak 550 bedah rumah yang akan kita laksanakan. Mengingat saat ini sudah pertengahan Agustus, tentu kita harapkan pelaksanaan bedah rumah tahun 2026 ini bisa terlaksana dengan baik dan sempurna, tidak ada permasalahan di kemudian hari, serta berjalan lancar,” kata Syamsurizal.
Gandeng Tim Pembina Posyandu
Program bedah rumah tahun ini juga melibatkan Tim Pembina Posyandu Provinsi Jambi.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan rumah penerima bantuan tidak hanya menjadi lebih kokoh, tetapi juga memenuhi aspek kesehatan, kebersihan dan kelayakan hunian.
Dengan demikian, bantuan diharapkan memberikan dampak yang lebih luas terhadap kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.
550 Rumah Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Dinas Perkimtan Provinsi Jambi, Wasis, menjelaskan pengerjaan 550 rumah tersebut ditargetkan selesai dalam kurun waktu sekitar lima bulan.
Untuk mengawal pelaksanaannya, Pemprov Jambi menyiapkan 30 pendamping dan 11 koordinator pendamping wilayah.