Mereka akan berperan mulai dari memastikan validitas data penerima bantuan, mengawasi proses pembangunan hingga mendukung tahapan pembayaran.
“Untuk pelaksanaannya masih lima bulan ini, pasti selesailah,” ujar Wasis.
Dari sisi nilai bantuan, tidak terdapat perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap rumah penerima program memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta.
“Masih tetap Rp20 juta. Insya Allah kalau duitnya ada, tahun depan bakal ditambah lagi,” katanya.
Total 2.806 Rumah Telah dan Akan Dibedah
Program bedah rumah Pro Jambi Tangguh bukan program baru. Sejak 2022 hingga 2025, Pemprov Jambi tercatat telah melakukan bedah rumah sebanyak 2.256 unit.
Dengan tambahan 550 unit pada 2026, total rumah yang telah dan akan mendapatkan intervensi melalui program tersebut mencapai 2.806 unit.
Untuk tahun ini, pembiayaan 550 unit rumah tersebut dialokasikan melalui APBD Provinsi Jambi.
Rakor yang berlangsung selama dua hari, 12-13 Agustus 2026, turut diisi paparan dari Bappeda Provinsi Jambi, BPS, Dinas Sosdukcapil, serta pembekalan teknis terkait pelaksanaan bedah rumah.
Kegiatan tersebut melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tim teknis bedah rumah kabupaten/kota, koordinator pendamping wilayah, serta pendamping wilayah Program Pro Jambi Tangguh.
Melalui koordinasi tersebut, Pemprov Jambi menargetkan pelaksanaan bedah 550 rumah tahun ini berjalan tepat sasaran, terpantau hingga tahap akhir, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan hunian lebih layak.