Daerah

Bupati M. Syukur Paparkan Rancangan KUA-PPAS 2027, Prioritaskan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Daerah

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 04 Agu 2026 16:02 WIB

Reporter : Iqbal

Editor : Iqbal

Bupati Merangin M. Syukur menyerahkan dokumen Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD Kabupaten Merangin Muhammad Rifaldi dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Merangin, Selasa (4/8). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

JAMBIDALAMBERITA.ID, BANGKO — Pemerintah Kabupaten Merangin resmi menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dalam sidang paripurna, Selasa (4/8).

Dalam pidatonya, Bupati Merangin M. Syukur menegaskan bahwa penyampaian dokumen KUA-PPAS ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan daerah sekaligus tahapan krusial untuk menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027 yang berkualitas dan pro-rakyat.

Untuk Tahun Anggaran 2027, Pemkab Merangin mengusung tema pembangunan: "Memantapkan Infrastruktur, Pemberdayaan Masyarakat, dan Penguatan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah dan Kearifan Lokal."

Sejalan dengan tema tersebut, Bupati M. Syukur memaparkan sejumlah target indikator makro pembangunan daerah yang dibidik pada 2027, di antaranya; target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,76%, penurunan angka kemiskinan hingga 7,56%, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang ditargetkan mencapai 74,49, menekan angka pengangguran terbuka ke angka 3,67% dan menjaga Gini Rasio pada angka 0,18.

Baca Juga:

DPRD Batang Hari Kecewa, PT MMS Kembali Mangkir dari RDPU, Terancam Sanksi

Guna mencapai target-target tersebut, kebijakan pembangunan Kabupaten Merangin tahun 2027 ditopang oleh tiga pilar prioritas. Diantaranya:

Peningkatan Kualitas SDM: Penguatan mutu pendidikan (SNP), kualitas tenaga pendidik, layanan kesehatan, serta perlindungan perempuan dan anak.

Pembangunan Ekonomi Inklusif & Berkelanjutan: Pemerataan infrastruktur dasar, modernisasi sektor pertanian/pangan, efisiensi UMKM melalui digitalisasi, serta optimalisasi pariwisata dan investasi.

Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan: Penguatan akuntabilitas, manajemen ASN, efisiensi pengawasan internal, dan akuntabilitas keuangan daerah.

Baca Juga:

Bea Cukai Jambi Tegaskan Tak Ada Pemerasan Rp700 Juta, Pelaku Rokok Ilegal Bayar Denda Rp250 Juta

Di hadapan jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD, M. Syukur merinci proyeksi postur anggaran daerah untuk tahun 2027.

Pendapatan Daerah: Direncanakan sebesar Rp1,6 Triliun, yang bersumber dari PAD (Rp147 Miliar), Pendapatan Transfer (Rp1,43 Triliun), dan Lain-lain Pendapatan Sah (Rp17,3 Miliar).

Belanja Daerah: Direncanakan sebesar Rp1,6 Triliun, dialokasikan untuk Belanja Operasi (Rp1,18 Triliun), Belanja Modal (Rp151,8 Miliar), Belanja Tidak Terduga (Rp20 Miliar), dan Belanja Transfer ke Desa (Rp241,6 Miliar).

Pembiayaan Daerah: Penerimaan pembiayaan dari SiLPA dialokasikan sebesar Rp10 Miliar, yang berimbang dengan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp10 Miliar untuk rencana penyertaan modal daerah.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER