Daerah

Pemkab Batang Hari Deklarasikan Perang Terhadap Geng Motor, Perkuat Sinergi Wujudkan Kamtibmas Kondusif

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 21 Jul 2026 16:30 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Pemkab Batang Hari Batang Hari deklarasi bersama menolak geng motor dan berandal jalanan, Selasa (21/7/2026). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, BATANG HARI – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batang Hari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan dan Penanggulangan Geng Motor di Aula Besar Kantor Bupati Batang Hari, Selasa (21/7/2026).

Rakor mengusung tema "Menolak Aktivitas Geng Motor dan Berandal Jalanan demi Terwujudnya Lingkungan yang Aman, Tertib, Damai, dan Kondusif."

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Mula P. Rambe, S.Sos, didampingi Kajari Batang Hari Dr. H. Muhammad Irwan, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Batang Hari AKP Harianto Sitepu, S.E., M.M., Danramil Mersam Kapten Inf. Faisol, serta Anggota DPRD Batang Hari Bustomi, S.Ag., M.Pd.I.

Rakor turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, FKUB, para camat, kepala sekolah, hingga Ketua OSIS SMA/sederajat se-Kabupaten Batang Hari.

Baca Juga:

DPRD Batang Hari dan Pemkab Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Dalam sambutan Bupati Batang Hari yang dibacakan Sekda Mula P. Rambe, disampaikan bahwa aksi geng motor kini telah berkembang dari sekadar kenakalan remaja menjadi tindak kriminal yang meresahkan dan mengancam keselamatan masyarakat.

"Kita tidak boleh memberikan toleransi sekecil apa pun terhadap tindakan destruktif ini. Namun penanganannya tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat penegak hukum. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, sekolah, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat," tegasnya.

Pemkab Batang Hari menekankan tiga strategi utama dalam upaya penanggulangan geng motor, yakni:

Persuasif, melalui penyediaan wadah kreativitas generasi muda lewat kegiatan olahraga, seni, dan kepemudaan.

Baca Juga:

Gerebek Kos-kosan Dini Hari, Tim Kuda Hitam Gulung Dua Terduga Bandar Sabu di Batang Hari

Preventif, dengan memperkuat pendidikan karakter, sosialisasi bahaya geng motor di sekolah, serta meningkatkan pengawasan orang tua terhadap anak.

Represif, yakni mendukung penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku tindak pidana, khususnya yang membawa senjata tajam dan melakukan aksi kekerasan.

Selain itu, Sekda juga mengajak seluruh pihak untuk segera membentuk posko pengaduan, mengaktifkan kembali siskamling di tingkat RT/RW, serta meningkatkan patroli gabungan di titik-titik yang dinilai rawan.

Sementara itu, sambutan Kapolres Batang Hari yang dibacakan Kabag Ops AKP Harianto Sitepu menegaskan bahwa keberadaan geng motor tidak memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan justru identik dengan berbagai tindak kriminal, seperti tawuran, penganiayaan, hingga kejahatan jalanan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER