Hukum

Cegah Kriminalitas Jalanan, Pemkab Merangin Gelar Rakor Penanggulangan Geng Motor

0

0

jambidalamberita |

Rabu, 15 Jul 2026 11:37 WIB

Reporter : Iqbal

Editor : Iqbal

Bupati Merangin M. Syukur menandatangani Pakta Integritas Penolakan Geng Motor pada Rakor Penanggulangan Geng Motor, Rabu (15/7). - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin bersama jajaran Polres Merangin bergerak cepat melakukan langkah antisipasi terhadap fenomena geng motor yang marak di berbagai kota besar.

Langkah ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Geng Motor yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Rabu  15 Juli 2026.

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur bersama unsur Forkopimda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Merangin, Korwil BIN, kepala OPD, serta perwakilan kepala sekolah dan siswa.

Dalam sambutannya, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi menegaskan bahwa saat ini situasi di Kabupaten Merangin masih sangat kondusif. Ia meluruskan stigma yang ada di masyarakat terkait kelompok kendaraan roda dua.

Baca Juga:

DPRD Batang Hari Gelar Paripurna Penyampaian KUA-PPAS APBD 2027

"Di Merangin tidak ada geng motor, yang ada adalah komunitas motor. Bedanya jelas, geng motor itu identik dengan kekerasan, tindakan anarkis, dan perbuatan yang merugikan masyarakat serta mengarah ke tindak kriminal," ujar AKBP Kiki.

Meski wilayah Merangin saat ini bersih dari aktivitas geng motor, Kapolres mengingatkan pentingnya deteksi dini. Langkah antisipasi harus tetap dilakukan agar komunitas-komunitas motor yang ada tidak menyimpang menjadi geng motor yang meresahkan.

Senada dengan Kapolres, Bupati Merangin M. Syukur sangat menyambut baik dan mendukung penuh inisiasi Polres Merangin dalam menjaga keamanan wilayah. Bupati menyayangkan kekejian aksi geng motor di kota-kota besar yang kerap membawa senjata tajam (sajam) dan melukai warga tak bersalah.

"Alhamdulillah, di Merangin tidak ada geng motor. Merangin adalah kabupaten tua yang masih sangat menjunjung tinggi adat istiadat dan warganya terkenal ramah. Kalau ada tamu, pasti dijamu makan," kata M. Syukur.

Baca Juga:

Terungkap! Polda Jambi Tangkap 3 Pelaku Pembobolan Rp144,82 Miliar Dana Nasabah Bank Jambi

Bupati M. Syukur juga menambahkan bahwa Merangin merupakan wilayah dengan pondok pesantren terbanyak di Provinsi Jambi, di mana ada sekitar 90 pondok pesantren yang telah terdaftar resmi.

"Saya yakin, yang melakukan kekejian seperti itu bukan karakter orang Merangin. Kalau pun ada kejadian, pasti itu di bawah pengaruh alkohol atau zat terlarang lainnya. Ini yang harus kita antisipasi bersama," tegasnya.

Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap masa depan generasi muda. 

"Kita kembalikan kepada diri kita sendiri. Mungkin mereka bukan anak-anak kita, tapi mereka adalah harapan kita. Siapa tahu di masa mendatang, ada anak Merangin yang menjadi presiden," harapnya.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI