Jambidalamberita.id, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi tengah menyiapkan langkah baru dalam meningkatkan pendapatan daerah dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) pada sistem parkir.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan bahwa penerapan sistem ini merupakan bagian dari transformasi digital, khususnya dalam pengelolaan parkir yang selama ini dinilai belum maksimal. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masih dominannya pembayaran tunai dibandingkan metode non-tunai seperti QRIS.
Menurutnya, petugas parkir cenderung memilih transaksi langsung karena dianggap lebih praktis. Padahal, sistem digital dinilai mampu meningkatkan transparansi dan potensi pendapatan.
Sebagai solusi, Pemkot Jambi bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan teknologi berbasis AI, termasuk penggunaan kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dan mampu memantau aktivitas parkir secara real time.
Pengelolaan parkir di tepi jalan menjadi fokus utama karena tingkat pengawasannya lebih sulit dibandingkan dengan area parkir tertutup. Oleh karena itu, teknologi diharapkan dapat membantu mengontrol jumlah kendaraan dan aktivitas parkir dengan lebih akurat.
Selain penerapan teknologi, pemerintah juga berencana memberikan pelatihan kepada para juru parkir agar mampu mengoperasikan perangkat digital yang digunakan. Upaya ini penting untuk memastikan sistem baru dapat berjalan efektif.
Saat ini, kontribusi sektor parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih sekitar 10 persen dari potensi yang ada. Dengan sistem berbasis AI, pemerintah berharap angka tersebut dapat meningkat secara signifikan.
Uji coba sistem parkir digital akan dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi strategis, termasuk kawasan Banjuran Budayo. Keberhasilan program ini nantinya sangat bergantung pada dukungan petugas parkir dan masyarakat dalam beradaptasi dengan sistem baru.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Amran, menyebutkan bahwa saat ini sudah ada 398 juru parkir yang menggunakan sistem transaksi QRIS di berbagai titik di kota tersebut.