Jambidalamberita.id, Jambi — Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi menghadiri kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan tasyakuran atas terbitnya izin operasional Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al-Jazani Al-Mubarok Islami. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Penyengat Rendah RT 11, Kota Jambi, Rabu (08/04/2026).
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, tetapi juga wujud rasa syukur atas hadirnya lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an di lingkungan tersebut. Kehadiran pesantren diharapkan mampu memperkuat nilai keagamaan sekaligus menjadi pusat pembinaan generasi muda.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana M.K.M, menyampaikan apresiasi atas berdirinya pondok pesantren tahfiz yang dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa keberadaan pesantren menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter masyarakat, khususnya bagi kalangan generasi muda.
Sementara itu, Ketua Yayasan Tahfizul Qur’an Al-Jazani Al-Mubarok Islami, Hj. Rtms Atiah, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam peresmian tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa pesantren yang dipimpinnya telah berdiri selama kurang lebih dua tahun sebelum akhirnya memperoleh izin operasional secara resmi.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam peresmian pondok pesantren kami yang telah berdiri selama dua tahun ini. Apabila dalam penyambutan kami terdapat kekurangan atau hal yang kurang berkenan, kami selaku Ketua Yayasan Tahfizul Qur’an Al-Jazani Al-Mubarok memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan bantuan operasional dari Baznas kepada pihak pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan pengembangan lembaga.
Selain itu, Wali Kota juga menyerahkan dua unit rumah hasil program bedah rumah Baznas kepada warga kurang mampu di kawasan Penyengat Rendah, sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.
Bantuan sosial lainnya berupa dua unit kursi roda juga diberikan kepada warga yang membutuhkan untuk mendukung mobilitas sehari-hari.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam memperkuat nilai kepedulian serta kebersamaan, sekaligus mendorong pembangunan berbasis keagamaan di Kota Jambi.