Di sisi lain, kabar positif datang dari pasar modal Indonesia. Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menyampaikan optimisme bahwa instrumen investasi Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas akan segera diluncurkan pada kuartal II 2026.
Menurutnya, saat ini sejumlah manajer investasi tengah mempersiapkan produk ETF emas yang diharapkan dapat segera dipasarkan dalam waktu dekat.
Senada dengan itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mematangkan regulasi serta kesiapan peluncuran instrumen tersebut.
ETF emas dinilai menjadi langkah strategis dalam memperdalam pasar keuangan Indonesia sekaligus membuka peluang investasi baru yang lebih variatif bagi investor domestik. Hingga kini, setidaknya sudah ada tiga calon penerbit yang menyatakan minat dan tengah mengembangkan produk ETF emas sesuai ketentuan regulator.
Dengan tren harga emas yang terus menguat dan rencana hadirnya ETF emas, prospek investasi logam mulia di Indonesia diperkirakan akan semakin menarik dalam waktu dekat.